MINGGU XXIV SESUDAH PENTAKOSTA
Rabu, 10 November 2021

Renungan Pagi

KJ.336 : 1 – Berdoa

PAHLAWAN : BERKARYA DAN BERDEDIKASI

Roma 15 : 9

”Sebab itu aku akan memuliakan Engkau di antara bangsa-bangsa dan menanyikan mazmur bagi nama-Mu” (ay. 9b)

Tepat pada hari ini kita sebagai bangsa Indonesia merayakan hari Pahlawan. Momennya terinspirasi dari kisah keberanian rakyat Surabaya yang dengan gagah berani melawan tentara Inggris. Di balik pertempuran yang hebat tersebut, terselip kisah tentang sejumlah pejuang yang namanya tak pernah dikenal. Mereka tidak pernah menuntut pamrih dalam bentuk apapun. Dengan ikhlas, mereka bersedia mengorbankan segala sesuatu yang dimiliki demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pengorbanan mereka memberikan pada kita warisan sehingga memiliki suatu bangsa yang berdaulat

Peringatan hari Pahlawan ini juga penting untuk mengingatkan kita sebagai orang-orang Kristen agar ikut mengambil bagian di dalam proses membangun bangsa ini. Paulus mengingatkan jemaat di Roma agar tidak melupakan tanggung jawab mereka untuk terus menyampaikan kesaksian yang baik tentang nama Tuhan di tengah lingkungan di mana mereka berada. Tujuannya agar orang lain dapat melihat dan ikut memuji kemuliaan Tuhan melalui apa yang kita sebagai umat-Nya lakukan. Di sini Tuhan Yesus mengutus kita untuk menjadi pahlawan-pahlawan yang membawa berkat bagi kehidupan bangsa Indonesia. Jumlah orang Kristen di Indonesia memang tergolong minoritas, namun hal ini tidak boleh menjadi penghalang bagi kita untuk berkarya. Artinya kita harus memberi karya yang mayoritas demi kemajuan bersama di tengah kehidupan bangsa ini. Kehadiran kita di tengah bangsa ini akan menjadi tanda kesaksian yang luar biasa sebagai pahlawan-pahlawan yang diutus Tuhan Yesus. Sebab itu bangunlah diri kita agar menjadi pahlawan-pahlawan yang baik sesuai dengan peran dan posisi kita masing-masing saat ini. Jangan kita permalukan nama Tuhan Yesus dengan perilaku kita yang tidak memuliakan nama-Nya. Selamat berkarya untuk kita semua! 

KJ.336 : 2

Doa : (Allah Pengasih, tolong ajarlah kami untuk terus berkarya bagi kemajuan bangsa dan nama-Mu dimuliakan melaluinya)

MINGGU XXIV SESUDAH PENTAKOSTA
Rabu, 10 November 2021

Renungan Malam

KJ. 443 : 1– Berdoa

MEMBANGUN SUKACITA

Roma 15 : 10 – 11

…”Bersukacitalah, hai bangsa-bangsa, dengan umat-Nya” (ay. 10)

Salah satu masalah yang muncul selama pandemi Covid-19 ini adalah hilangnya sukacita. Harus diakui bahwa pandemi Covid-19 ini memberi pukulan hebat dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat. Sukacita berganti dengan tumbuhnya rasa takut dan kekuatiran dalam diri manusia. Seorang rekan warga jemaat menyampaikan kekuatirannya, “Saya takut terpapar virus Covid-19. Saya takut dinyatakan positif sehingga bisa dijauhi orang. Saya takut perusahaan di mana saya bekerja akan bangkrut. Kalau seperti itu, dengan apa saya bisa menghidupi keluarga?”. Ketika hal ini saya utarakan pada seorang rekan tenaga medis, ia berkomentar begini, “Nah itu salah satu sebabnya kenapa pandemi ini bisa merajalela. Selain memanfaatkan orang-orang yang menganggap bahwa covid ini tidak ada dan hanya rekayasa sehingga tidak menerapkan prokes yang ketat, tapi juga memanfaatkan orang-orang yang ketakutan sehingga imunitas mereka menjadi rendah dan mudah terpapar virus covid karenanya.” Ucapan rekan tenaga medis ini sontak menyadarkan saya akan betapa pentingnya rasa sukacita dalam hidup kita. Bukankah Amsal 17:22 juga sudah mengatakan hal yang kurang lebih sama: “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang”?

Ketika Kristus mengutus kita ke dalam dunia, sudahkah kita memahami apa maksud Tuhan di dalamnya? Ya, kita harus menjadi berkat yang luar biasa bagi orang lain di sekitar kita. Salah satunya adalah menebar sukacita pada semua orang. Sukacita artinya membangun pengharapan dalam iman dalam diri setiap orang agar tidak berputus asa di tengah kondisi pandemi ini. Inilah waktunya bagi kita untuk saling bergandengan tangan dan saling menguatkan. Yakinlah, Tuhan Yesus akan membantu kita melalui semua krisis ini.

KJ. 443 : 2

Doa : (Ya Tuhan, mohon kuatkan aku untuk terus menghadirkan sukacita bagi banyak orang di tengah pandemi ini)

Scroll to Top