HARI MINGGU VI SESUDAH PASKAH
Minggu, 9 Mei 2021

Renungan Pagi

GB. 50 : 1 – Berdoa

KEMBALI KEPADA TUHAN, MAKA AKAN DIPULIHKAN

Ulangan 30 : 1 – 6

Dan TUHAN, Allahmu, akan menyunat hatimu… (ay. 6)

Manusia dalam segala kepandaiannya tidak dapat memahami TUHAN dengan sepenuhnya. TUHAN tetap menjadi misteri. Kita hanya mampu belajar untuk memahami-Nya dan menafsirkan (menangkap maksud perkataan)-Nya dari Alkitab.

Saat kita membaptiskan anak, diteguhan sidi, diteguhkan menjadi pelayan/ pengurus Pelayanan Kategorial, menjadi presbiter, kita mengaku iman dan berjanji kepada Tuhan, “ya, dengan segenap hatiku” untuk tetap taat kepada Nya. Namun, bagaimana setelah itu? Ada di antara kita yang tetap taat pada pengakuan dan janji di hadapan Tuhan dan jemaat-Nya. Meskipun ada kalanya kita lalai dan jatuh. Tetapi ada juga yang tidak taat.

Firman Tuhan ini mengajak kita untuk belajar dari pengalaman Bangsa Yehuda, ketika mereka jatuh dalam dosa. Sebagai umat Tuhan, mereka diminta kembali kepada-Nya dan bertobat. Tuhan akan memulihkan dan membawa mereka kembali ke tanah perjanjian. Ia akan membangun dan memberi berkat melimpah, serta mengubah (menyunat) hati mereka, agar mampu mengasihi, juga menaati firman-Nya.

Kita perlu ingat, bahwa segala tekad dan usaha sendiri untuk taat dan mengasihi Tuhan, dapat membuat seseorang jatuh di dalam kesombongan rohani akibat merendahkan kehidupan beriman orang lain. Hanya Tuhan yang dapat memulihkan kita, sehingga kita memiliki hati yang mengasihi dan taat dalam komitmen untuk melakukan hal-hal baik.

Teolog Asia, C,S. Song berpandangan, “Roh Kudus adalah intuisi. Bukan kita yang menghampiri-Nya, tetapi Dialah yang datang. Karena itu, hidup kita diubah-Nya untuk terus bersyukur memuliakan TUHAN”. Ketika mau kembali kepada Tuhan dalam hidup sehari-hari dan pelayanan, maka Dia akan memulihkan kehidupan kita. Kita dimampukan untuk mengasihi dan memberikan pelayanan terbaik bagi kemuliaan nama Tuhan. Namun harus diingat, bukan kita yang hebat. Tuhanlah yang membuat kita hebat dan mampu menjadi pribadi yang luar biasa, sehingga berdampak positif bagi sesama.

GB. 50 : 2

Doa : (Ya Tuhan, tolong kami taat berkomitmen melakukan hal-hal baik)

HARI MINGGU VI SESUDAH PASKAH
Minggu, 9 Mei 2021

Renungan Malam

KJ. 235 : 1 – Berdoa

KEMBALI PADA TUHAN, MAKA BERKAT MELIMPAH

Ulangan 30 : 7 – 10

Apabila engkau mendengar suara Tuhan, Allahmu, dengan berpegang pada perintah dan ketetapannya… (ay. 10)

Sering ada anggapan bahwa pertobatan adalah hidup yang menyenangkan Allah. Lagu rohani pun sering kita senandungkan “Menyenangkan-Mu, senangkan-Mu… itulah kerinduanku…” Terkesan hanya pihak Tuhanlah yang merasakan sukacita. Namun hidup dalam pertobatan justru pihak kitalah yang akan merasakan sukacita. Tuhan Yesus mau mengampuni dosa dan kesalahan kita serta memberikan kesempatan kita hidup untuk memuliakan nama Tuhan. Hal ini sudah pasti akan memberikan sukacita dalam hidup kita.

Bacaan tadi pagi mengingatkan kita, ketika Tuhan telah membuat bangsa Yehuda bertobat (menyunat hati), mereka diberikan kelengkapan rohani untuk jalani kehidupan baru bersama Tuhan dan janji kembali Yerusalem, tanah yang penuh berkat. Bacaan malam ini, Tuhan memberikan jaminan bahwa mereka akan dibebaskan dari sumpah serapah musuh-musuh, dan dimampukan untuk dapat kembali mendengar serta melakukan firman Tuhan. Jaminan berkat jasmani pun Tuhan siapkan, dengan hasil ternak yang melimpah serta diberikan banyak keberuntungan. Untuk mendapatkan semuanya itu mereka terus diingatkan agar setia selalu mendengar suara Tuhan dan melakukan perintah Nya.

Tuhan selalu memberikan yang terbaik dalam hidup kita; bukan hanya dengan berkat jasmani tetapi juga dengan berkat jasmani. Kita hanya diminta untuk tetap mendengar suara Tuhan dan melakukan perintah-Nya. Masa pandemic Covid-19 kita disadarkan “stay et home” adalah kesempatan yang diberikan Tuhan untuk membangun iman; dimulai dari keluarga kita. Beribadah bersama anggota keluarga, dalam doa dan membacakan firman Tuhan serta men-sharingkannya. Jika mungkin selama ini sudah kita tinggalkan maka saat ini harus kita lakukan untuk membangun iman keluarga dan menyakinkan bahwa Tuhan tetap memberikan berkat terbaik dan melimpah dalam hidup ini. Itulah sebabnya tetap harus aktif dan produktif.

KJ. 235 : 2

Doa : (Mampukan kami berpaling pada Tuhan, dari diri dan keluarga)

Scroll to Top