MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
Rabu, 9 Juni 2021
Renungan Pagi
KJ. 53 : 1 – Berdoa
FIRMAN YANG DITABUR, SUDAHKAH BERTUMBUH?
Markus 4 : 26 – 29
dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tak diketahui orang itu (ay. 27b)
Pernahkah kita menyadari dalam proses kehidupan dan pertumbuhan diri kita, mulai dari kecil hingga saat ini? Apakah saudara dalam masa-masa pertumbuhan dulu merasakan, bagaimana tulang-tulang bertambah panjang sehingga saudara menjadi bertambah tinggi? Tanpa kita sadari itu semua berproses di dalam diri kita. Proses pertumbuhan tubuh kita didesain oleh Tuhan seperti ini bukan tanpa makna. Namun darinya kita bisa belajar mengenai karya dan kebesaran Allah kita.
Sebagai orang yang percaya dan bagian dari rancangan keselamatan Allah, kita sebagai umat-Nya harus bertumbuh. Tubuh yang mengalami pertumbuhan menjadi analogi bagaimana Kerajaan Allah itu harus mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan (perkem-bangan) Kerajaan Allah ini tentu terjadi bukan dengan tiba-tiba, namun perlahan-lahan mengikuti asupan “gizi dan nutrisi” yaitu Firman Tuhan yang dikonsumsi oleh umat/gereja. Gereja wajib mengkonsumsi makanan yang bergizi (Firman Tuhan) tersebut, agar bisa bertumbuh dengan benar. Jika tidak maka gereja akan mengalami gagal tumbuh. Ayat Firman Tuhan pagi ini mengajak kita untuk belajar dari benih yang kecil namun terus bertambah tinggi. Si penabur benih dalam perikop ini dikatakan tidak mengetahui bagaimana proses benih yang ditaburkannya itu bertumbuh dan menjadi sangat besar.
Marilah kita belajar dari si penabur benih yang menaburkan benih walaupun tidak mengetahui apakah benih itu bertumbuh atau tidak. Taburkanlah benih Firman Tuhan melalui kehidupan nyata kita, yakin dan percayalah Tuhanlah yang memberi pertumbuhan. Belajarlah juga dari si benih yang tetap bertumbuh dan menjadi besar dengan Firman Tuhan yang ada di dalam kita. Kebaikan dan kebenaran yang kita taburkan dan bagikan kepada sekitar kita tentu harus berlandaskan Firman Tuhan bukan atas dasar kepentingan diri sendiri atau sekadar ingin pamer rohani belaka.
KJ. 53 : 2
Doa : (Tuhan Yesus ajarkan kami untuk selalu menjadi pendengar dan pelaku Firman-Mu di dalam kehidupan kami)
MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
Rabu, 9 Juni 2021
Renungan Malam
GB. 69 : 1 – Berdoa
MULAI DARI HAL KECIL YANG MEMBAWA DAMPAK BESAR
Markus 4 : 30 – 34
Tetapi apabila ia ditaburkan, ia tumbuh menjadi lebih besar dari pada segala sayuran… (ay. 32a)
Sesawi menjadi salah satu jenis tumbuhan yang dipakai oleh Tuhan Yesus dalam mengajar tentang banyak hal. Tanaman sesawi ini unik karena memiliki benih yang terlihat kecil namun sesungguhnya memiliki potensi yang besar untuk bertumbuh. Biji sesawi setelah ditaburkan ke tanah, benih ini akan mengalami pertumbuhan dan memberi dampak atau manfaat yang besar bagi sekitar. Alkitab menuliskan bahkan “…burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya (ayat 32).”
Umat Tuhan, kita tidak mengetahui bagaimana cara kerja Roh Kudus dalam mengubahkan hati dan hidup orang yang mendengar berita Injil yang kita taburkan. Kita juga tidak bisa menjelaskan bagaimana proses pertumbuhan iman kita akibat pendengaran akan Firman Tuhan. Roh Kuduslah yang mengerja-kannya, tugas kita adalah tetap menaburkan kebenaran dan tetap bertumbuh dalam iman percaya kepada-Nya. Ayat Firman Tuhan malam ini juga menjadi pengingat bagi kita bersama untuk tidak menyepelekan sesuatu yang kecil pada mulanya dan peringatan untuk tidak memandang rendah akan pemberitaan Firman Allah yang mungkin terdengar tidak meyakinkan atau kurang menge-sankan. Allah membuktikan bahwa Injil yang awalnya disebarkan di Galilea dan sekitarnya kini telah menyebar ke seluruh dunia.
Gereja perlu menyadari keberadaannya di tengah komunitas lokal maupun bernegara. Ayat firman Tuhan hari ini mengajarkan kepada kita bahwa, walaupun gereja terlihat kecil atau minoritas di daerah tertentu, namun gereja memiliki potensi untuk berdampak besar bagi sekeliling. Tuhan ijinkan Injil sampai ke Indonesia dan sampai kepada kita secara pribadi. Ini adalah anugerah yang besar yang tidak boleh kita sia-siakan. Marilah kita gunakan anugerah itu untuk menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam menyebarkan kebenaran Injil kepada orang-orang di sekitar kita.
GB. 69 : 2
Doa : (Ya Tuhan Yesus, mampukanlah kami bertumbuh dalam iman percaya kepada-Mu dan dapat memberi dampak besar bagi sekeliling kami)
