MINGGU PASKAH
Kamis, 8 April 2021
Renungan Pagi
KJ. 388 : 1,2 – Berdoa
DISELAMATKAN OLEH YESUS
Roma 5 : 12 – 17
yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus (ay. 17b)
Kesulitan, pergumulan dan cobaan dari kuasa-kuasa dunia ini tidak dapat menyelamatkan kita. Hanya oleh Yesus Kristus, maka kita dapat selamat. Kita juga mengakui bahwa melalui Adam dosa telah merembet masuk dan merampas umat manusia (bd. Kejadian 3). Seluruh umat manusia telah menjadi korban dosa karena Adam. Jika kita mau memahami apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus di sini, maka nampak ada pertentangan yang tajam antara Adam dan Kristus. Bahwa hukuman dosa telah dibawa oleh Adam dari turun temurun. Bahwa kasih karunia telah didatangkan oleh Yesus Kristus. Baik Adam dan Kristus keduanya memengaruhi kehidupan orang percaya. Dosa yang dibawa Adam mengakibatkan maut, tetapi karya keselamatan Kristus membuat umat manusia mengalami hidup kekal.
Kita bisa tidak mau mengakui itu. Namun demikian, ingatlah, bahwa kita adalah keturunan Adam. Kalau demikian, bukankah kita juga turut mewarisi kesalahan (dosa) Adam? Pertanyaan ini cukup menantang setiap orang percaya. Kematian (maut) akibat dosa telah merasuki dunia. Lalu dunia takluk kepada maut (bd. Kejadian 2:17).
Mari merenung, sejauh mana dosa telah memengaruhi kita dan dunia. Masing masing orang tidak tahu sejauh mana perbuatannya telah membawa kepada dosa. Walau demikian, ingatlah bahwa kuasa dosa telah dikalahkan oleh Yesus Kristus. Karena Ia telah mati dan bangkit mengalahkan kuasa dosa dan maut. Memang dosa tetap akan berusaha masuk melalui keinginan dan nafsu kita. Namun demi-kian, kita harus melawannya dengan iman kepada Kristus. Potensi itu ada pada orang percaya yang telah menerima Tuhan Yesus Kristus. Hal itu dibenarkan oleh Rasul Paulus, ketika dia mengatakan, “Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus” (ay.17).
Hanya Tuhan Yesus yang memberi kita hidup. Apa yang ada pada kita hari ini semuanya kepunyaan Kristus. Kita kembalikan semua kepada Kristus. Hiduplah bersama Kristus di manapun dan kapanpun.
KJ. 388 : 3
Doa : (Terima kasih Tuhan Yesus, Engkau telah menyelamatkan kami dari dosa-dosa. Tolong mampukan kami untuk senantiasa percaya kepada-Mu)
MINGGU PASKAH
Kamis, 8 April 2021
Renungan Malam
KJ. 363 : 1,2 – Berdoa
KEBENARAN KARENA ANUGERAH
Roma 5 : 18 – 21
supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita (ay. 21)
Tidak dapat disangkal, bahwa hukum Taurat masih bisa menjadi alat ukur untuk melihat sejauh mana pelanggaran dan dosadosa terjadi. lni pemahaman yang dapat digali dari dalam Kitab Perjanjian Lama (PL). Hukum Taurat dipakai sebagai penuntun saja sampai keselamatan oleh iman datang (bd.Galatia 3:24,25). Oleh sebab itu kita tidak mencari keselamatan melaluinya. Keselamatan kita peroleh dari pengorbanan Yesus Kristus melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Yesus Kristus menyampaikan hukum-hukum-Nya, supaya kita memperhatikan dan melakukannya dengan sungguh-sungguh.
Kita yang melakukan dengan sungguh-sungguh dipastikan akan terbebas dari hukuman. Kita harus menghindarkan diri dari pelanggaran dan kesalahan, yaitu dosa terhadap Allah. Dosa yang menyebabkan diri sendiri menjadi seteru terhadapAlIah (ay.10). Sadar atau tidak kita cenderung melakukan penyimpangan dari Firman Allah. Dosa itu ada dalam wujud sifat yang selalu membenarkan diri sendiri. Dosa itu yang menyebabkan kita jatuh ke dalam berbagai kekejaman, kerusakan moral dan ketidakadilan. Kalau demikian, lalu apa yang harus kita katakan. Apakah kita akan tetap bertekun di dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu?
Allah tahu isi hati kita. Allah tahu tujuan hidup kita. Rasul Paulus kembali menekankan kebenaran dari anugerah Allah yang dapat kita raih. Kebenaran seperti apakah itu? Kebenaran karena anugerah. Orang berdosa dibenarkan bukan karena jasa-jasanya, ataupun perbuatannya, akan tetapi oleh kasih karunia Allah yang diperoleh dengan kekuatan iman kepada Yesus Kristus (bd. Efesus 4 : 20-24).
Itulah kebenaran yang sejati. Keadaan kita yang lama dulu dihilangkan bersama-sama nafsunya dan menerima Roh yang baru. Kita patut memberi kesaksian hidup yang memuliakan nama Yesus Kristus, karena di dalam Dia ada pembaruan dan keselamatan kekal.
KJ. 363 : 3,4
Doa : (Terima kasih ya Tuhan atas kasih karunia-Mu yang mahabesar untuk menyadarkan tentang dosa-dosa dan pelanggaran kami. Mohon pimpinlah kami kepada hidup yang kekal)
