HARI MINGGU XIX SESUDAH PENTAKOSTA
Jumat, 8 Oktober 2021

Renungan Pagi

KJ. 251 : 1,2 – Berdoa

TUHAN MENYELESAIKAN MASALAH KITA

Kisah Para Rasul 23 : 23 – 30

Sediakan juga beberapa keledai tunggang untuk Paulus dan bawalah dia dengan selamat kepada wali negri Felix (ay. 24)

Masalah bisa datang kapan saja; tanpa kita duga atau sadari sebelumnya. Saat masalah datang tiba-tiba dan kita tidak bisa menghindar, maka ada kalanya Tuhan memberi hikmat serta kemampuan untuk dapat menghadapi dan mengatasinya. Namun demikian, terkadang Tuhan juga memberi hikmat dan kemam-puan untuk kita menghindari masalah tersebut. Apalagi masalah yang timbul karena kebencian dan rencana jahat orang-orang yang tidak suka dengan kita. Tuhan pasti memberikan hikmat, agar kita menemukan alasan yang tepat untuk bisa menghindari masalah. Itu yang kita pelajari dari bacaan Alkitab pagi ini.

Tampaknya, Majelis Agama datang dan meminta, agar Paulus disidangkan lagi, tetapi kepala pasukan tidak memenuhi permin-taan mereka. Ia beralasan, masalah Paulus telah dinaikkan ke wali negeri di Kaisarea. Ia menganjurkan, agar mereka juga mengajukan tuntutannya kepada wali negeri di Kaisarea (bd. Ay 30b). Kepala pasukan tidak mau terjadi keributan, jika ketahuan oleh orang orang Yahudi, bahwa Paulus masih ada di markas. Oleh karena itu, ia segera memindahkan Paulus ke Kaisarea malam itu. Ia memerintahkan menyiapkan 470 prajurit bersenjata dan berkuda untuk mengawal pemindahan Paulus. Perlindungan dan keselamatan Paulus sebagai warga negara Roma, menye babkan pasukan dalam jumlah besar dikerahkan, agar dapat mengatasi pertikaian dan penyerangan di tengah jalan dari pihak komplotan orang Yahudi. Ia pun menulis surat kepada wali negeri Felix, terkait masalah yang menimpa Paulus sebagai warga negara Roma dari pihak orang-orang Yahudi.

Tuhan tidak hanya menggunakan keponakan Paulus, tetapi juga kepala pasukan untuk menyelamatkan Paulus dari rencana pembunuhan komplotan orang Yahudi dengan tipu muslihatnya. Sangat ajaib cara Tuhan menolong kita, ketika berada dalam kesesakan. Oleh karena itu, percayalah dan andalkan Tuhan, maka Ia akan bertindak membebaskan serta menyelamatkan kita.

KJ. 251 : 3, 4

Doa : (Tuhan, kami berserah diri penuh kepada pertolongan-Mu)

HARI MINGGU XIX SESUDAH PENTAKOSTA
Jumat, 8 Oktober 2021

Renungan Malam

KJ. 254 : 1,2 – Berdoa

DIPERLAKUKAN DENGAN SELAYAKNYA

Kisah Para Rasul 23 : 31 – 35

Ia berkata, “Aku akan memeriksa perkaramu, bila para pendakwamu juga telah tiba di sini”. Lalu Ia menyuruh menahan Paulus di istana Herodes (ay. 35)

Walau pun kita sudah persiapkan segala sesuatu  dan mengantisipasi semua risiko yang bisa terjadi dalam perjalanan, namun kenyataannya banyak hal muncul tanpa diduga. Apa pun bisa merintangi perjalanan kita. Walaupun demikian, jika Tuhan berkehendak dan bertindak, maka perjalanan yang berat serta penuh ancaman yang kita tempuh, dapat dilalui tanpa gangguan apa pun sampai tiba di tujuan.

Pemindahan Paulus dari Yerusalem ke Kaisarea oleh pasukan tentara pada malam itu berjalan lancar sampai di Antipatris, kota perbatasan Yudea dan Samaria. Pasukan bersenjata kembali ke Yerusalem. Sementara pasukan berkuda mengantar Paulus terus sampai ke Kaisarea. Semua berlangsung dalam penyertaan Tuhan. Kuasa Tuhan juga menjamah wali negeri Felix dengan ajaib. Ketika membaca surat dari kepala pasukan dan mengetahui bahwa Paulus berasal dari Kilikia, wilayah kekuasaannya, ia menempatkan Paulus di tahanan istana Herodes. Ia berjanji akan memeriksa perkaranya terhadap para pendakwa orang Yahudi. Jelas, bahwa Paulus diperlakukan dengan selayaknya oleh wali negeri. Sebagai seorang tahanan, Paulus pun dapat bebas bergerak untuk memberitakan Injil di pusat pemerintahan. Paulus juga bisa berhubungan dengan orang-orang Kristen di Kaisarea.

Persoalan sesulit dan seberat apa pun yang mengancam serta menghambat perjalanan hidup keluarga, pelayanan, kerja atau usaha kita, Tuhan akan menolong juga memampukan untuk menjalaninya. Tuhan memimpin kita dari satu tujuan ke tujuan berikutnya. Tuhan juga akan mengurapi orang-orang yang ada di setiap tahapan dan tujuan pencapaian kita, agar mereka dapat menerima serta memperlakukan kita dengan selayaknya. Sebab Tuhan ingin kita menjadi saksi bagi nama-Nya di setiap tempat dan dalam situasi apa pun. Tempuhlah perjalanan misi dengan berani, karena Tuhan beserta dan melindungi kita.

KJ. 254 : 3,4

Doa : (Tuhan Yesus, mohon sertai serta bimbinglah kami di perjalanan yang sulit dan berat)

Scroll to Top