HARI MINGGU IV PRAPASKAH
Minggu, 7 Maret 2021

Renungan Pagi

KJ. 160 : 1 – Berdoa

MENJADI ALAT TUHAN

Ezra 1 : 1 – 5

TUHAN menggerakkan hati Koresh untuk menggenapkan firman yang diucapkan oleh Yeremia (ay. 1)

Rencana TUHAN pasti diwujudkan-Nya. Janji-Nya pasti digenapi-Nya. Untuk itu TUHAN dapat memakai apa dan siapa saja untuk mewujudkan dan menggenapi janji-Nya. Peristiwa pandemi covid- 19 bisa kita maknai sebagai rencana TUHAN untuk membawa umat manusia mengingat-Nya dan kembali menoleh kepada-Nya. Penemuan obat dan vaksin untuk mengatasi virus covid- 19 dapat kita pahami sebagai penggenapan janji Tuhan untuk menyatakan kuasa dan kasih-Nya. Kehidupan modern yang lebih menekankan hal-hal yang duniawi dipaksa untuk kembali melihat hal-hal yang rohani. Semua terjadi karena TUHAN mengizinkan adanya pandemi covid-19. la juga “memakai” para ilmuwan untuk menemukan obat dan vaksin guna mengatasi pandemi tersebut.
 
Umat Israel yang diizinkan TUHAN mengalami pembuangan di Babel sangat merindukan untuk dapat kembali ke Kanaan. TUHAN mengizinkan hal itu terjadi, agar umat Israel ‘kembali berpaling kepada-Nya’ setelah sekian lamanya mereka hidup dengan menyembah berhala-berhala. la berjanji akan mengembalikan mereka ke Kanaan setelah 70 tahun berada di Babel (Yer. 25:11; 29:10). TUHAN membangkitkan kerajaan Persia yang dipimpin oleh raja Koresh untuk menaklukkan Nebukadnezar raja Babel. Babel akhirnya takluk di bawah raja Koresh. Lebih jauh TUHAN menggerakkan hati Koresh untuk menggenapi janji-Nya kepada umat Israel. Koresh mengumumkan dan memberi perintah, agar umat Israel ‘berangkat pulang ke Yerusalem, yang terletak di Yehuda’ (ayat 3).
 
Rencana TUHAN dan janji-Nya diwujudkan oleh Koresh raja Persia. la seorang yang bukan percaya kepada TUHAN yang disembah umat Israel. Koresh menjadi ‘alat di dalam tangan TUHAN’ untuk melaksanakan rencana dan kehendak-Nya. Di minggu-minggu prapaskah ini hati kita diarahkan untuk mengenangkan rencana karya penyelamatan-Nya lewat pengorbanan Anak-Nya di kayu salib. Kita terpanggil menjadi alat-Nya untuk mewujudkan karya penyelamatan-Nya itu. Biarkanlah hati kita digerakkan oleh TUHAN sebagaimana yang Dia buat pada Koresh. Jadilah alat TUHAN untuk menyatakan kuasa dan kasih-Nya, agar banyak orang diselamatkan.

KJ. 160 : 5

Doa : (Ya Tuhan, mohon gerakkanlah hati kami, agar sedia menjadi alat-Mu untuk melanjutkan karya penyelamatan-Mu)

HARI MINGGU IV PRAPASKAH
Minggu, 7 Maret 2021

Renungan Malam

KJ. 157 : 1 – Berdoa

PERTOLONGAN TUHAN YANG BESAR

Ezra 1 : 6 – 11

Dan segala orang di sekeliling mereka membantu mereka (ay. 6)

Rencana dan janji TUHAN diwujudkan-Nya dengan tuntas. Untuk mengembalikan umat-Nya ke Kanaan. la tidak hanya menggerakkan Koresh, raja Persia, tetapi juga masyarakat di kerajaan Babel itu sendiri. Mereka digerakkan TUHAN untuk membantu umat-Nya. Saya teringat, ketika memulai pelayanan di jemaat Sumber Kasih Bontang. Saat itu tidak ada gedung gereja, padahal ada dua bidang tanah yang cukup besar. IMB sulit diurus, bahkan kelihatannya mustahil untuk diperoleh. Doa warga jemaat dikabulkan TUHAN dengan menggerakkan hati Kepala Desa dan Walikota. Kedua pejabat itu memberikan rekomendasi untuk pembangunan gedung gereja. Selama proses pembangunan berlangsung ada seorang yang bersedia menjaganya. Mereka semua bukan warga jemaat maupun umat kristiani.
 
Peristiwa seperti itu telah terjadi ribuan tahun yang lalu sebagaimana kita baca dalam nas tadi. TUHAN tidak hanya menggerakkan Koresh yang adalah orang Persia. la bekerja lebih jauh. la menggerakkan pula masyarakat negeri Babel. Semuanya dilakukan untuk mewujudkan rencana dalam menggenapi janji-Nya. Pertolongan-Nya begitu besar bagi umat-Nya dalam rangka mewujudkan kehendak-Nya. Jika la sudah berencana, maka pertolongan-Nya dinyatakan dengan berbagai cara. Tak ada yang dapat menghalangi atau membatalkannya. la tidak hanya mengembalikan umat-Nya, tetapi juga seluruh perlengkapan rumah TUHAN yang diambil Nebukadnezar dari Bait Tuhan di Yerusalem. la mengerjakan segala sesuatunya dengan tuntas. Pertolongan-Nya sangat besar bagi umat-Nya. Segala yang TUHAN lakukan untuk mengembalikan umat-Nya dilakukan-Nya dengan pertolongan yang besar.
 
Tidak jarang kita juga seperti umat Israel; memberontak dan meninggalkan TUHAN. la mau mengembalikan kita, agar tetap ada dalam persekutuan dengan-Nya. Untuk itu pertolongan-Nya yang besar dinyatakan kepada kita. la memakai gereja dan hamba-hamba-Nya. Bahkan la sendiri rela mengorbankan diri-Nya. Betapa besar pertoIongan-Nya. Hendaknya kita mensyukurinya dengan hidup memuIiakan-Nya.

KJ. 157 : 2

Doa : (Terima kasih ya Tuhan atas pertolongan-Mu yang begitu besar untuk menyelamatkan kami)

Scroll to Top