MINGGU PASKAH
Selasa, 6 April 2021

Renungan Pagi

KJ. 49 : 1,4 – Berdoa

PEMBERITA KABAR BAIK

Roma 1 : 1 – 4

Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah (ay. 1)

Dalam surat ini Paulus menerangkan proses dan perjalanan hidupnya mulai lahir sampai waktu dia dipilih dan dipanggil menjadi rasul. Menurut institusi kerasulan, ia diharuskan memberitakan perkara-perkara yang ada hubungan dengan pengutusannya. Sebagai seorang yang diutus (rasul) ia harus mempertahankan panggilannya itu. Karena panggilan itu langsung dari Tuhan Yesus. Di sini nampak posisinya yang terhormat di mata umatnya melalui cara hidup, bersosialisasi dan berpelayanan. Isi pemberitaan Rasul Paulus sesuai dengan janji-janji Tuhan yang diberitakan oleh para nabi pada zaman lampau, dan berakar dalam kitab-kitab suci serta yang terutama adalah inti pokoknya yaitu Yesus Kristus. Tuhan Yesus Kristus sebagai pusat Injil yang diberitakannya.

Bagaimana dengan diri kita yaitu orang-orang percaya yang telah dipanggil menjadi saksi kebenaran dan kebaikan? Banyak orang sekarang rindu akan kabar baik. Sudah terlalu banyak kabar bohong atau hoaks yang merajalela. Orang memutar kebenaran menjadi tidak benar. Moralitas kehidupan diperhadapkan dengan hal-hal yang membahayakan. Terang diperhadapkan dengan gelap. Kejujuran diperhadapkan dengan kebohongan. Terkesan manusia lebih cenderung kepada dosa-dosa.

Lalu bagaimana kehidupan dalam globalisasi sekarang ini? Manakah pemberita pemberita yang jujur dan baik? Manakah firman yang benar-benar berasal dari Tuhan? Manakah firman yang bukan dan tidak memberikan kebenaran Tuhan? Alkitab sendiri memberitakan bahwa firman Tuhan itu benar (Mazmur 33:4). Firman Tuhan itu menyegarkan jiwa kita. Firman Tuhan itu menghidupkan jiwa kita. Karena itu kita harus mendengarkan Firman Tuhan yang membawa ke jalan kebenaran dan memberitakannya.

Tuhan sudah menciptakan kita, segenap manusia. Tuhan juga memanggil dan mengutus kita ke dalam dunia ini. Karena itu jadilah pemberita-pemberita Injil yang baik dan benar.

KJ. 49 : 5

Doa : (Tuhan Yesus, Engkaulah jalan kebenaran. Tolong ajarlah kami untuk setia dan selalu mempraktekkan kebenaran dan kebaikan bagi dunia)

MINGGU PASKAH
Selasa, 6 April 2021

Renungan Malam

KJ. 343 : 1,2 – Berdoa

REALITAS HIDUP KRISTEN

Roma 1 : 5 – 7

Kepada kamu sekalian yang tinggal di Roma, yang dikasihi Allah, yang dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus.. (ay. 7a)

Tadi pagi kita telah merenungkan bagaimana menjadi seorang yang mampu memberitakan kabar baik (Injil Allah). Orang tersebut harus mampu membuktikan bahwa dia harus menjadi seorang yang percaya akan kebenaran lnjil. Seorang yang mampu mempertahankan diri, perilaku, tindakan dan ucapan yang benar. Seorang yang mampu menjadi teladan dari kebenaran dan kejujuran hati.

Rasul Paulus membenarkan bahwa jemaat Roma telah menerima kasih karunia Allah bahkan telah menjadi milik Kristus. Mereka harus mampu menuntun semua orang untuk mengenal dan percaya bahwa Tuhan Yesus Kristus sosok yang suci, benar dan tulus. Mereka adalah umat yang teruji dan kuat dalam iman. |man mereka itu sudah tersiar di seluruh dunia (bd.ay.8). Dengan iman itu mereka secara konsisten memperjuangkan kebenaran dan kekudusan hidup. Mereka pun secara konsisten berlaku adil, benar dan jujur walaupun sering menghadapi berbagai cobaan hidup.

Mampukah kita mempertahankan kenyataan atau realitas hidup Kristen seperti yang dicontohkan oleh Jemaat di Roma, dalam pekerjaan dan tugas-tugas sehari-hari? Memang ada banyak keburukan dalam dunia ini. Orang hidup dalam kecurigaan, kebohongan, tidak tertib, melakukan pelanggaran hukum Allah dan negara. Mereka terikat oleh tarikan dosa-dosa yang membawa kepada maut. Di tambah persoalan besar dewasa ini yang menimpa kita, yaitu virus corona sebagai satu kenyataan konkrit yang memporak-porandakan hidup umat di bumi. Kapan virus corona ini berakhir? Apakah Tuhan tidak mengasihi kita lagi? Begitulah keluhankeluhan yang masih kita dengar sampai saat ini.

Pergumulan hidup memang masih berlanjut. Namun demikian kita juga perlu tahu bahwa Tuhan ada. Dia hadir di antara kita. Tuhan peduli pada kita. Mata-Nya tetap tertuju kepada kita. Karena itu datanglah kepada-Nya. Sambut kehadiran-Nya dalam hidup kita. Pasti Dia akan membarui hidup kita dan memberikan kekuatan untuk menghadapi realitas apapun dengan optimis.

KJ. 343 : 3

Doa : (Ya Tuhan mohon pimpinlah dan perbaharuilah hidup kami)

Scroll to Top