MINGGU V PRAPASKAH
Kamis, 4 Maret 2021

Renungan Pagi

HARI DOA SEDUNIA

KJ. 425 : 1 – Berdoa

PELAYANAN YANG BERKESINAMBUNGAN

1 Tesalonika 3 : 1 – 3

Lalu kami mengirim Timotius Saudara yang bekerja dengan kami untuk Allah dalam pemberitaan Injil Kristus. (ay. 2a)

Tantangan dalam pelayanan selalu ada tetapi pelayanan selalu harus berlanjut dan tidak boleh berhenti karena ketiadaan tenaga pelayan itu sendiri. Diceritakan Paulus menetap di Atena. la mengutus Timotius meneruskan pemberitaan Injil di Tesalonika dan meneguhkan jemaat untuk tetap setia beriman pada Yesus Kristus. Kadang-kadang ada jemaat yang tidak mau pelayannya diganti atau ada juga pelayan yang karena satu dan Iain hal tidak mau dimutasi. Padahal pelayanan yang berkesinambungan bukan hanya bergantung pada sang pelayan, tetapi bagaimana jemaat yang dilayani merespons berita Injil dan pemberitaan firman yang disampaikan. Kita belajar bahwa pertumbuhan dan pertambahan suatu persekutuan jemaat ditentukan oleh keduanya, baik sang pelayan maupun jemaat yang dilayani.
 
Kalau keduanya hidup dalam kebenaran firman maka pelayanan yang berkesinambungan adalah berkat. Sebab baik sang pelayan maupun jemaat yang dilayani terfokus pada Kristus Tuhan yang menyelamatkan, dan yang menghendaki jemaat bertahan dalam perjuangan iman.
 
Di GPIB ada tradisi yang baik menurut penulis, yakni pengalihan pelayanan bagi anak-anak sidi baru ke Pelkat Gerakan Pemuda; dari anak-anak Pelkat PA ke Pelkat PT, dan seterusnya. Kalau ada pelayanan yang harus dikerjakan dan kita berhalangan karena satu dan lain hal, maka kita meminta ada yang menggantikan agar pelayanan tetap berlanjut. Selain itu keistimewaannya jika sebuah keluarga berpelayanan bersama di Gereja yang sama, tidak ada yang mengeluh misalnya pulang kelamaan atau rapat panjang-panjang karena sudah saling tahu. Ada pengertian bersama dalam pelayanan. Sukacita persekutuan mengalir ke keluarga dan masyarakat. Peliharalah pelayanan yang berkesinambungan.

KJ. 425 : 2,3

Doa : (Tuhan berkatilah pelayanan gereja-Mu pakailah keluarga kami menjadi alat berkat)

MINGGU V PRAPASKAH
Kamis, 4 Maret 2021

Renungan Malam

HARI DOA SEDUNIA

KJ. 436 : 1 – Berdoa

KEMENANGAN IMAN DI TENGAH KESUSAHAN KITA

1 Tesalonika 3 : 4 – 5

… bahwa kita akan mengalami kesusahan … (ay. 4b)

Jemaat Tesalonika diganggu oleh penyesat-penyesat yang mencoba bukan saja merusak persekutuan jemaat, tetapi juga hidup beriman mereka terhambat. Tugas pelayan menguatkan hidup beriman jemaat. Tantangan, godaan dan cobaan yang datang silih berganti, bisa membuat kita berada dalam kesusahan. Karenanya, dalam pelayanan yang berkesinambungan, nama Yesus sebagai Sang Juruselamat terus disiarkan dan jemaat dikuatkan, sehingga kita berpengharapan dalam kondisi yang paling susah sekalipun.
 
Fokuslah pada Kristus yang sudah mengalahkan kegelapan maut. Jangan fokus pada penderitaan dan kesusahan, sebab kita dapat patah semangat. Dengan fokus pada Kristus, kita bertahan dalam kesusahan sambil tetap setia melanjutkan karya layan kita. Orang yang beriman dan fokus pada Kristus akan mengalami kemenangan demi kemenangan. Kita semua berada dalam jangkauan kasih dan kemurahan Tuhan.
 
Saudara dan saya masih dalam perjuangan hidup; masih berpelayanan; masih menghadapi tantangan-tantangan dan kesusahan. Tetaplah setia dan ingat di dalam dan bersama Yesus kita memiliki kemenangan iman di tengah kesusahan. Pelayanan tidak pernah menjamin kita terlepas dari kesusahan. Ketika dalam iman kita menaruh segala sesuatu kepada TUHAN, Sang pemilik pelayanan maka kita tetap memiliki semangat untuk melayani.
 
Roh Kudus menuntun, menghibur dan menguatkan kita. Penderitaan dan kesusahan yang terjadi karena kesalahan kita, mendesak kita untuk segera bertobat. Penderitaan dan kesusahan karena kesalahan orang lain mendorong kita untuk mengampuni. Penderitaan dan kesusahan karena pelayanan mengajak kita belajar dan meyakini bahwa TUHAN yang mengutus kita tidak pernah meninggalkan. Kemenangan yang dijanjikan bukanlah omong kosong.

KJ. 436 : 2,3

Doa : (Tuhan tolong kami agar di tengah kesusahan tetap bersandar pada-Mu)

Scroll to Top