MINGGU XIV SESUDAH PENTAKOSTA
Sabtu, 4 September 2021
Renungan Pagi
KJ. 266 : 1 – Berdoa
NUBUAT TENTANG YERUSALEM
Zakharia 12 : 1 – 6
Penduduk Yerusalem memiliki kekuatan oleh karena TUHAN… (ay. 5b)
Di masa nabi Zakharia segala bangsa tidak mendukung pem-bangunan Yerusalem dan Bait yang sedang berlangsung, walaupun dalam kondisi macet. Peristiwa ini mempermalukan penduduk kota Yerusalem, karena dulu mereka bangga tinggal di kota yang bertembok kuat dengan Bait Allah yang kudus.
Di zaman nabi, apa yang dulu mereka bangga-banggakan itu, kini tinggal kenangan dan puing-puing yang memalukan. Mereka menangisi kenyataan ini (lihat Mzm 137:1). Dalam kondisi demikian, Tuhan mengungkapkan hal-hal berikut tentang Yerusalem, yaitu : 1). Tuhan membuat Yerusalem menjadi pasu (piala berisi anggur, simbol penghakiman Allah) yang menyebabkan bangsa sekitar menjadi pening. 2). Tuhan akan membuat Yerusalem menjadi batu untuk diangkat oleh segala bangsa dan siapa yang mengangkatnya mendapat luka parah, segala bangsa di bumi akan berkumpul melawannya. 3). Tuhan akan membuat segala kuda menjadi bingung, penunggangnya menjadi gila, kuda milik umat pun menjadi buta. 4). Tuhan akan membuat kaum-kaum di Yehuda seperti anglo berapi dan sebagai suluh berapi, sehingga siapa pun yang datang ke sana akan terbakar. Kesimpulannya, Yerusalem dijadikan alat bagi penghukuman kepada segala bangsa.
Untuk meyakinkan umat Yehuda dan bangsa-bangsa, maka firman Tuhan ini dimulai dengan menyatakan “Demikianlah firman Tuhan yang membentangkan langit dan yang meletakkan dasar bumi dan yang menciptakan roh dalam diri manusia” (ay.1). Tuhan yang berfirman ini adalah Allah Israel, yang mampu melakukan apa saja demi keselamatan umat-Nya. Karena itu, para pemimpin politik dan agama di tingkat mana pun hendaknya melaksanakan tugas panggilannya dengan keyakinan bahwa Tuhan berkuasa melakukan apapun demi kebaikan dan kesejahteraan umat-Nya. Andalkan Tuhan dalam pengabdianmu membangun negeri di bidang apapun!
KJ. 266 : 2
Doa : (Ya Tuhan, Engkau selalu melindungi umat-Mu. Karena itu jauhkanlah kami dari rasa takut mengabdi bagi gereja dan negeri ini)
MINGGU XIV SESUDAH PENTAKOSTA
Sabtu, 4 September 2021
Renungan Malam
KJ. 283 : 1 – Berdoa
NUBUAT TENTANG YEHUDA
Zakharia 12 : 7 – 9
Pada waktu itu Tuhan akan melindung penduduk Yerusalem… (ay. 8a)
Firman Tuhan terhadap Yehuda adalah sebagai berikut: 1). Pertama-tama Tuhan akan memberi kemenangan kepada kemah-kemah Yehuda, supaya keluarga Daud dan penduduk Yerusalem jangan terlalu bermegah-megah terhadap Yehuda. 2). Tuhan akan melindungi penduduk Yerusalem dan orang yang tersandung di antara mereka pada waktu itu akan menjadi seperti Allah, seperti malaikat Tuhan yang mengepalai mereka. 3). Tuhan berikhtiar untuk memusnahkan segala bangsa yang menyerang Yerusalem.
Berdasarkan firman Allah tentang masa depan Yehuda, maka dapat disimpulkan, bahwa 1). Tuhan tidak menghendaki umat-Nya terjebak dalam ketidak-setaraan. Nyatanya ketidak-setaraan bertentangan dengan kodrat manusia itu sendiri. Semua manusia sama di mata Tuhan. Secara sosiologis dapat dikatakan bahwa perkembangan industri menimbulkan pembagian kerja dan ini bisa mengakibatkan pengelompokan masyarakat yang saling merendahkan satu kelompok dengan kelompok lainnya. Di jemaat hal itu hendaknya harus dicegah. 2). Gereja melindungi warganya yang tersandung (tidak beruntung). Jangan remehkan mereka, sebab mereka nanti bisa saja menjadi pemimpin, seperti Daud, 3). Tuhan bermaksud untuk memusnahkan segala bangsa yang menyerang Yerusalem. Tuhan akan membasmi siapa saja yang menyerang umat-Nya. Tuhan tidak menghendaki bangsa mana pun yang Ia ciptakan untuk merusak umat-Nya yang dikasihi-Nya. Tuhan melindungi umat-Nya.
Keyakinan atas perlindungan Tuhan, menjadikan kita berpengharapan dalam menjalani kehidupan yang sarat dengan tantangan dan masalah. Sebagai umat yang percaya, pertolongan Tuhan tidak perlu diragukan selama kita hidup mengasihi Tuhan Yesus dan menyerahkan segala kekuatiran dan ketakutan kita. Selalu bersyukur atas karya Allah yang memberkati hidup kita setiap hari.
KJ. 283 : 3
Doa : (Tuhan, kami bersyukur, sebab Engkau peduli keselamatan umat-Mu)
