MINGGU XXV SESUDAH PENTAKOSTA
Sabtu, 28 November 2020

Renungan Pagi

GB. 278 : 1 – Berdoa

HIDUPLAH SECARA BERTANGGUNGJAWAB

Yesaya 56 : 9 – 12

“Sebab pengawal-pengawal umat-Ku adalah orang-orang buta, mereka semua tidak tahu apa-apa; mereka semua adalah anjing-anjing bisu, tidak tahu menyalak; mereka berbaring melamun dan suka tidur saja” (ay. 10)

Setiap pekerjaan dalam jabatan atau posisi apapun selalu menuntut tanggungjawab. Biasanya pemberi kerja memberitahukannya sebelum pekerjaan dimulai. Bersamaan dengan itu juga diberitahukan insentif maupun sanksi bila mencapai target atau tidak. ltu akan membuat yang diberi tugas berusaha dan berjuang mewujudkannya. Namun demikian kenyataannya ada yang tak berhasil, karena lalai pada tanggungjawab, melainkan hanya mau menikmati posisi dan jabatan yang diterima.
 
Para pemimpin Israel baik sebagai raja maupun imam diberi tugas dan tanggungjawab oleh Tuhan yang mengangkat mereka untuk menggembalakan umat-Nya. Menggembalakan berarti menuntun ke jalan yang dikehendaki-Nya, agar menikmati kebaikan-Nya. Membawa ke padang rumput yang hijau dan air yang tenang yang dipersiapkan Tuhan. Dalam menjalankan tugas tentu ada upah yang akan dinikmati. Namun demikian, justru yang terjadi para pemimpin hanya sibuk menikmati hak mereka. Bahkan mengambil yang bukan bagian mereka, serta lalai melaksanakan tanggung jawab. Tugas menjaga, melindungi dan menggembalakan mereka abaikan. Mereka hanya sibuk menikmati kesenangan sendiri.
 
Tuhan telah memberikan kepada setiap orang karunia atau talenta untuk digunakan pada posisi, jabatan atau fungsi kita masing-masing. Apapun yang dipercayakan-Nya, marilah kita laksanakan dengan penuh tanggungjawab. Jangan hanya menikmati fasilitas apalagi memanfaatkan pemberian Tuhan untuk kepentingan diri sendiri, tetapi merugikan orang lain. Semua pemberian Tuhan harus dipertanggungjawabkan. Bukan hanya para pemimpin, tetapi semua orang dituntut melakukan tugas dan tanggungjawab masing-masing. Tentu yang berjalan dalam jalan-Nya akan menikmati berkat-Nya yang berlimpah.

GB. 278 : 2

Doa : (Ya Tuhan, mohon berilah hikmat-Mu menuntun kami dalam melaksanakan tugas, sehingga menjadi berkat bagi yang lain)

MINGGU XXV SESUDAH PENTAKOSTA
Sabtu, 28 November 2020

Renungan Malam

KJ. 356 : 1 – Berdoa

MENIKMATI KEKAYAAN BANGSA-BANGSA

Yesaya 61 : 1 – 11

“Tetapi kamu akan disebut imam TUHAN dan akan dinamai pelayan Allah kita. Kamu akan menikmati kekayaan bangsa-bangsa dan akan memegahkan diri dengan segala harta benda mereka” (ay. 6)

Apa untungnya beriman dan mengajak orang Iain juga percaya kepada Tuhan? Bukankah tiap orang dapat menikmati hidupnya, karena dia mau berjuang melakukan apa yang dianggapnya baik? Benar juga. Namun demikian, bagaimana jika dia menyimpang dari jalan Tuhan? Apakah masih bisa dikatakan, bahwa dia menikmati yang baik? Yang sering terjadi malah dia mengalami penderitaan. Tuhan menawarkan, bahwa bila mengikuti jalan-Nya kita pasti menikmati yang baik.
 
Perubahan luar biasa terjadi saat umat Tuhan berbalik dan mengikuti-Nya. Tadinya mereka menderita dalam pembuangan, namun kemudian dibebaskan karena kasih-Nya, setelah mengikut Tuhan. Mereka terus menyembah dan memuliakan Tuhan. Tuhan pun menggerakkan bangsa-bangsa Iain datang dan memberi bantuan untuk membangun Yerusalem. Di situlah terjadi, bahwa umat Tuhan itu ikut menikmati kekayaan bangsa-bangsa Iain. Umat lalu mengajak bangsa lain juga menyembah Tuhan. Kemudian bangsa-bangsa lain pun datang membawa persembahan kepada-Nya.
 
Ketaatan dan kesetiaan mengikuti Tuhan memang tak akan pernah menjadi hal yang sia-sia. Mungkin saja ada halangan di sana-sini tetapi pada akhirnya akan nyata kebenaran firman Tuhan, bahwa yang setia dan tetap menunjukkan diri sebagai umat-Nya, dalam segala keadaan, maka Dia akan bertindak memberkati dan melindungi. Bukankah Dia sumber hidup dan berkat? Jadi, percayalah dan lakukanlah kehendak-Nya, maka kita akan hidup dan menikmati kebahagiaan. Bila kita membawa persembahan kepada Tuhan dengan mengajak orang Iain menyembah-Nya melalui tingkah laku kita sehari-hari, maka Dia sendiri akan melimpahkan berkat-Nya yang membahagiakan, serta menjamin segala keperluan.

KJ. 356 : 2

Doa : (Ya Tuhan, mohon tuntun kami bersaksi dengan benar, sehingga orang lain percaya dan menikmati berkat-Mu)

Scroll to Top