MINGGU V SESUDAH PENTAKOSTA
Senin, 28 Juni 2021

Renungan Pagi

KJ. 424 : 1,2 – Berdoa

HIDUP DALAM DAMAI SEJAHTERA ALLAH

1 Tesalonika 5 : 12 – 13

Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain (ay. 13b)

Setiap surat yang ditulis punya tujuan, demikian juga dengan surat Paulus yang pertama kepada jemaat di Tesalonika. Paulus menulis surat ini karena ia mendengar kabar bahwa ada banyak ketidakharmonisan terjadi diantara warga jemaat atau jemaat dengan para pelayan yang ada. Dalam nasihatnya, Paulus meminta mereka bersikap baik dengan menunjukkan rasa hormat dan saling menjunjung dalam kasih kepada para pelayan karena mereka telah bekerja keras dalam pelayanan di tengah jemaat Tuhan. Nasihat Paulus ini bertujuan agar terjalin hubungan yang harmonis diantara jemaat dan pelayan sehingga pekerjaan memuliakan nama Allah dapat terus berlangsung dalam kehidupan umat, dan itu terjadi dengan baik jika kedua belah pihak mau melakukannya. Karena hubungan yang tidak harmonis akan menghadirkan kekacauan dan perpecahan dalam jemaat Tuhan.

Hormat dan kasih yang ditunjukkan oleh jemaat kepada pelayan yang bekerja di antara mereka merupakan sikap yang menanda-kan dukungan umat terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh para pelayan Tuhan yang diutus oleh Dia ditengah kehidupan mereka. Pada akhirnya, Paulus menasihati jemaat di Tesalonika agar mereka “Hidup selalu dalam damai seorang dengan yang lain”. Jika kita bisa menjaga sikap terhadap orang lain dengan saling menghormati dan mau mengasihi sesama serta hidup tertib melakukan apa yang telah diamanatkan Tuhan sebagaimana yang Paulus beritakan juga ajarkan kepada mereka maka hidup damai dalam kehidupan pasti akan terwujud.

Oleh karena itu mulailah kehidupan hari ini dengan saling menghormati dan saling mengasihi sesama baik dalam kehidupan bersama ditengah keluarga, masyarakat juga dalam persekutuan umat Tuhan. Firman Tuhan : “Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya” (bdk Maz 133:3b)

KJ. 424 : 3

Doa : (Mampukan kami membawa damai sejahtera-Mu bagi sesama)

MINGGU V SESUDAH PENTAKOSTA
Senin, 28 Juni 2021

Renungan Malam

GB. 69 : 1 – Berdoa

HIDUP TERTIB DAN PEDULI KEPADA SESAMA

1 Tesalonika 5 : 14

Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka… (ay. 14)

Menasihati dan menegur seseorang untuk hidup tertib menja-lankan protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19 ini bukan perkara gampang. Banyak orang beranggapan virus corona itu tidak ada, yang ada hanya akal akalan sekelompok orang yang mempu-nyai kepentingan. Melanjutkan nasihatnya, Paulus mengingatkan tentang hal yang berkaitan dengan teguran. Dalam hal menegur Paulus melaku-kannya dengan penuh hikmat agar warga jemaat yang melakukan kesalahan ketika di tegur tidak salah-paham atau tersinggung yang bisa menimbulkan sakit hati, kecewa dan terluka.

Bukan rahasia lagi bahwa di kehidupan ini banyak orang yang pandai melihat kesalahan orang lain, tetapi buta terhadap kesalahan diri sendiri. Oleh karena itu menegur orang lain harus didasari dengan bukti-bukti nyata sehingga teguran itu berdasar dan beralasan. Kata Paulus jika seseorang didapati tidak tertib hidupnya, tegorlah mereka, tentunya ini bertujuan untuk kebaikan bersama sebagai umat Tuhan.

Teguran ini harus dihadirkan dengan sikap hati yang mau memba-ngun kebersamaan hidup yang lebih baik. Demikian juga dengan pesan selanjutnya yaitu bagaimana hadir ditengah kehidupan sesama yang tawar hatinya. Kita diingatkan untuk menguatkan mereka dengan kata-kata penghiburan sekaligus membela mereka yang tidak mendapatkan keadilan dalam hidup ini. Semua itu menuntut kesabaran dan kesungguhan, karena tanpa kesungguhan hati dan kesabaran dalam diri, maka kepedulian untuk menghadirkan kebaikan dalam kebersamaan hidup umat akan jadi angan-angan semata.

Paulus menasihatkan kita agar dapat menempatkan diri dengan baik dan tertib saat berhadapan dengan orang-orang yang tidak tertib hidupnya dan ketika banyak orang tidak peduli kepada mereka yang lemah dan berduka bahkan kehilangan pengharapan, kita dipanggil untuk tetap peduli dengan menghadirkan kabaikkan, damai dan kasih bagi sesama.

GB. 69 : 2

Doa : (Ajarku setia melakukan kehendak-Mu, agar hidupku berkenan bagi-Mu)

Scroll to Top