MINGGU III SESUDAH EPIFANI
Sabtu, 29 Januari 2022
Renungan Pagi
GB. 277 : 1 – Berdoa
DIBERKATI ORANG YANG TAKUT AKAN TUHAN
Kejadian 49 : 1 – 21
Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan berkata: “Datanglah berkumpul supaya kuberitahukan kepadamu, apa yang akan kamu alami di kemudian hari. (ay. 1)
Kehadiran keturunan dalam keluarga merupakan anugerah Tuhan. Banyak pasangan yang berumah tangga sangat meng. harapkan memperoleh anugerah keturunan dari Tuhan. Mereka bergumul dan berusaha secara medis untuk bisa memiliki anak dalam hidup perkawinannya. Dipercaya, bahwa setiap anak selain memiliki sifat dan karakternya masing-masing juga membawa berkat tersendiri.
Di akhir hidupnya, Yakub sangat bersyukur dan menyaksikan bagaimana tuntunan Allah dalam menyertai, memberkati dan memenuhi janji-Nya dengan membuat keturunannya menjadi banyak. la mengumpulkan semua anaknya dan masing-masing mendapat berkat. Berkat yang diucapkan Yakub bukan berasal dari dirinya. Yakub menyatakan kehendak Allah yang mengatur masa depan anak-anaknya. Oleh karena itu, berkat Yakub kepada anak-anak-nya berkaitan dengan masa depan mereka, baik kegagalan maupun keberhasilan. Selain itu, juga teguran akan dosa-dosa mereka di masa Iampau dan konsekuensinya yang berdampak bagi masa depan mereka. Itu berarti masa depan mereka tidak terlepas dengan kehidupan di masa Iampau dan kehidupan yang sedang dijalani, terlebih bagaimana hubungan mereka dengan Tuhan.
Oleh karena itu, seluruh kehidupan kita baik masa Ialu, sekarang dan masa depan, harus dijalani dalam takut akan Tuhan. Anak-anak Yakub ini nantinya menjadi dua belas suku Israel di bawah kepemimpinan Musa yang kelak menjadi Kerajaan Israel. Mereka diberkati sebagai bangsa yang besar.
Kita adalah juga orang yang telah menerima berkat dan janji di dalam Tuhan Yesus Kristus. Kita pun dipanggil untuk hidup di dalam berkat-berkat Tuhan. Mari meneruskan berkat itu dengan melaksanakan panggilan dan pengutusan kita di dunia ini.
GB. 277 : 2,3
Doa : (Layakkan kami ya Tuhan untuk menerima berkat-Mu dan mampukan kami menjadi saluran berkat-Mu bagi banyak orang)
MINGGU III SESUDAH EPIFANI
Sabtu, 29 Januari 2022
Renungan Malam
GB. 252 : 1 – Berdoa
KETAATAN DAN BERKAT
Kejadian 49 : 22 – 28
Berkat ayahmu melebihi berkat gunung-gunung yang sejak dahulu, yakni yang paling sedap di bukit-bukit yang berabad-abad; semuanya itu akan turun ke atas kepala Yusuf, ke atas batu kepala orang yang teristimewa di antara saudara-saudaranya. (ay. 26)
Yakub memberkati semua anak-anaknya. Ucapan berkat yang menyatakan kehendak Tuhan bagi masa depan anak-anaknyajuga dinyatakan kepada Yusuf dan Benyamin, anak-anak dari Rahel, istri yang sangat dikasihinya. Benyamin menggantikan tempat Yusuf dan juga Rahel, ketika Yusuf dikabarkan mati. Yakub sangat mengasihi Benyamin dan ia pun memberkati Yusuf. Bahkan Yusuf mendapat berkat-berkat terbaik dari ayahnya. Yusuf diberkati dengan banyak kekayaan, bahkan telah disiapkan berkat ayahnya yang melebihi gunung-gunung yang semuanya itu akan turun atas Yusuf.
Yusuf adalah orang yang paling istimewa di antara saudara-saudaranya. Semuanya itu kelak tergenapi dengan Efraim, keturunan Yusuf yang sangat diberkati menjadi suku yang paling berpengaruh di Utara. Yusuf mendapat berkat-berkat terbaik, karena ia hidup takut akan Tuhan. Kunci keberhasilan Yusuf adalah kesetiaan dan ketaatannya kepada Tuhan.|tu terbukti dari berbagai peristiwa yang dialaminya, Yusuf tetap setia dan taat kepada Firman Tuhan.
Jika kita menginginkan berkat-berkat terbaik, hiduplah takut akan Tuhan. Kesetiaan dan ketaatan kepada Tuhan akan diuji dengan berbagai peristiwa yang ‘pahit maupun manis’. Namun demikian, marilah kita meneladani sikap Yusuf yang tetap taat dan setia kepada Tuhan, walau apapun yang dialaminya. Dengan demikian, kita akan mengalami terus berkat Tuhan. Berkat jangan dipahami hanya secara materi, tetapi Iebih dari itu: kesehatan, kedamaian di tengah kemelut, kekuatan di tengah pergumulan, jalan keluar di tengah kesulitan, sukacita, tanggungjawab yang dipercayakan, dsb, terlebih keselamatan di dalam Yesus Kristus. Hiduplah dekat dengan Sumber Berkat, maka kita akan diberkati dan dimampukan menjadi berkat bagi sesama.
GB. 252 : 4,5
Doa : (Tolong ajarlah kami ya Tuhan untuk memaknai hidup ini sebagai berkat-Mu yang harus dihidupi untuk memuliakan-Mu)
