MINGGU XXV SESUDAH PENTAKOSTA
Jumat, 27 November 2020
Renungan Pagi
GB. 309 : 1 – Berdoa
NIKMATI HIDUP SEKARANG MAUPUN YANG AKAN DATANG
2 Petrus 3 : 10 – 13
“Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran” (ay. 13)
Di dunia ini kita hanya sekali hidup, Ialu mati. Sekarang kita sedang ada di dunia, maka nikmati dan manfaatkanlah dengan baik. Sambil menikmati kehidupan yang ada sekarang, kitapun perlu mempersiapkan diri menyambut hidup yang akan datang. Walau belum tahu apa dan bagaimana itu, tetapi hidup seseorang di dunia ini menentukan kehidupannya nanti. Yang pasti di sana ada keadilan dan kebenaran. Bila berusaha hidup dalam keadilan dan kebenaran yang dikehendaki Tuhan, maka kita akan menikmati yang dijanjikan-Nya kelak. Janji bahwa kita akan memperoleh hidup yang sungguh membahagiakan yang tidak ada kekurangan lagi.
Langit baru dan bumi baru itu akan segera terwujud, maka berhentilah menyibukkan diri dengan hal-hal duniawi, supaya jangan tertinggal. Dambakanlah kedatangan-Nya dengan memberlakukan kehendak-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Bila datang, maka la akan menghakimi yang jahat dan mengangkat yang berkenan kepada-Nya ke tempat yang membahagiakan sebagai upah. Karena itu tak sia-sia mengikut Tuhan. ltulah saat di mana ada langit dan bumi yang baru. Karena itu persiapkanlah diri dengan taat dan setia hanya kepada-Nya. Jangan salah melangkah. Dunia ini tempat kita merantau sementara waktu. Di sorga tempat kediaman yang kekal bagi kita yang percaya pada-Nya. Kalau Tuhan belum juga datang menjemput kita, itu karena menunggu orang-orang bertobat semua sebab Dia tak mau seorangpun binasa.
Mari memberlakukan kehendak Tuhan dengan tekun, supaya saat la datang, kita tak ditemui bercacat dan bercela yang dapat menghambat perjalanan untuk tiba di langit maupun bumi yang baru itu. Mari menjalani hidup yang sekarang ini dengan baik dan benar, agar kehidupan yang akan datang juga dapat kita alami.
GB. 309 : 2
Doa : (Tuhan, mohon jangan biarkan kami lalai melakukan Firman-Mu di dunia ini supaya sorga menjadi milik kami)
MINGGU XXV SESUDAH PENTAKOSTA
Jumat, 27 November 2020
Renungan Malam
KJ. 370 : 1 – Berdoa
KESEMPATAN BEROLEH SELAMAT
2 Petrus 3 : 14 – 18
“Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya” (ay. 15)
Hidup di dunia ini hanya sementara. Sedangkan yang kekal itu nanti di sorga. Lalu apakah hidup di sorga baru dapat kita alami jika di dunia ini kita sudah mengalami penderitaan? Bukankah Tuhan menciptakan dunia ini untuk kita diami dan nikmati juga? Memang di dunia kita ditugaskan untuk melakukan kehendak-Nya. Namun demikian apakah melakukan kehendak Tuhan itu identik dengan harus menderita? Bukankah Tuhan yang maha kasih selalu memberikan yang terbaik bagi kita umat-Nya? Jadi jangan menduga, bahwa kita harus hidup menderita di dunia ini, sebelum mendapatkan kebahagiaan di sorga. Di dunia inipun kita dapat menikmati kebahagiaan yang dipersiapkan Tuhan bagi yang tetap percaya kepada-Nya. Mengikut Tuhan adalah kebahagiaan sejati, sebab suka dan dukapun dapat dipakai-Nya untuk kebaikan kita.
Mengikut Tuhan bisa membuat kita menderita, sebab dunia telah penuh kejahatan dan dosa. Karena itu bila mengalami penderitaan jangan kecewa seolah-olah Tuhan tak memperdulikan. Tuhan tetap peduli dan memikirkan kepentingan kita. Kita diminta bersabar, bahkan bersedia turut menderita dalam penderitaan-Nya, supaya mengalami kemenangan oleh kemenangan-Nya. Dunia ini sering dianggap hanya sebagai tempat penderitaan, karena si jahat seolah masih dibiarkan berkuasa. Padahal kuasanya tak sebanding dengan kuasa Tuhan. Karena itu bila tetap bersandar pada Tuhan kita akan menang. Kita akan tetap dapat berbahagia di dunia ini bila mengikuti Firman Tuhan.
Mari menjalani kehidupan yang dianugerahkan Tuhan dengan percaya dan mengikuti firman-Nya. Manfaatkan kesempatan di dunia untuk berkarya sesuai talenta pemberian-Nya. Jangan lupa, nikmatilah kebahagiaan sekarang maupun yang akan datang,
KJ. 370 : 2, 3
Doa : (Ya Tuhan, mohon yakinkanlah kami, bahwa mengikut-Mu akan beroleh selamat dan bahagia kekal)
