MINGGU VIII SESUDAH PENTAKOSTA
Senin, 27 Juli 2020
Renungan Pagi
KJ. 66 : 1 – Berdoa
STOP MALAS
Yosua 18 : 1 – 7
“ Berapa lama lagi kamu bermalas-malas, sehingga tidak pergi menduduki negeri yang telah diberikan oleh Tuhan, Allah nenek moyangmu? (ay. 3)
Tuhan Allah tetap berlaku setia pada janji-Nya untuk memberikan tanah Kanaan menjadi pusaka umat Israel. Yosua menjadi orang pilihan-Nya untuk memimpin umat Israel memperoleh apa yang telah Allah janjikan itu. Di bawah kepemimpinan Yosua, ada sejumlah wilayah yang mereka taklukkan. Masing-masing wilayah yang telah ditaklukkan itu dibagi-bagi menurut jumlah suku bangsa Israel, kecuali suku Lewi tidak memperoleh bagian tanah (ay.7).
Dalam bacaan pagi ini diutarakan bahwa ada 7 suku yang belum mendapatkan bagian pusaka. Hal itu terjadi akibat sikap dan tindakan mereka yang bermalas-malasan. Yosua memperhatikan perilaku mereka yang bermalas-malasan itu dapat membuat mereka tidak memperoleh apa yang sudah Allah janjikan. Yosua mempertanyakan sampai kapan mereka akan pasif seperti itu? Pertanyaan Yosua sangat tajam menyoroti sikap mereka yang akan berdampak buruk bagi masa depan mereka sendiri. Sekalipun Allah telah berjanji namun untuk memperoleh janji-Nya itu, umat tetap harus berusaha.
Masa depan yang indah perlu diperoleh dengan perjuangan yang kuat. Sifat sebagian umat Israel yang malas tidak mencerminkan tindakan Allah yang aktif memelihara umat dan telah memberikan kemenangan dalam berbagai pertempuran saat menaklukkan penduduk tanah Kanaan. Selain itu, sifat umat yang pasif dalam meraih janji Tuhan bertentangan dengan sikap Allah yang aktif bekerja memenuhi janji-janji-Nya bagi umat.
Ungkapan Yosua dalam ayat 3 mengajak kita untuk memerangi rasa malas, baik dalam menjalani tugas rutin setiap hari maupun dalam meraih masa depan yang indah, yang telah disiapkan oleh Tuhan Allah bagi kita. Selamat beraktivitas. Tuhan Yesus setia menyertai.
KJ. 66 : 3
Doa : (Ya Bapa, karuniakan kami hikmat-Mu agar hidup kami hari ini mencerminkan kemuliaan nama-Mu. Amin)
MINGGU VIII SESUDAH PENTAKOSTA
Senin, 27 Juli 2020
Renungan Malam
KJ. 326 : 1 – Berdoa
SEGERA BERTINDAK
Yosua 18 : 8 – 10
Orang-orang itu pergi dan berjalan melalui negeri itu;”(ay.9)
Ketika Yosua melihat bahwa bangsa Israel yang pasif karena dipengaruhi rasa malas untuk pergi menaklukkan sebagian wilayah Kanaan, ia pun segera mengambil keputusan. Yosua menyuruh mereka mengusulkan 3 orang dari tiap suku. Orang-orang itu akan diutus untuk mencatat keadaan di setiap daerah yang akan ditaklukkan.
Menjelang keberangkatan para utusan itu, Yosua memberikan arahan tugas tentang hal-hal yang harus dikerjakan, antara lain: menjelajahi dan mencatatkan dengan saksama keadaan daerah yang akan ditaklukkan. Setelah mereka menyelesaikan tugas itu, barulah mereka boleh pulang untuk melaporkan hasil kerja mereka kepada Yosua. Nantinya, Yosua akan membuang undi untuk membagi wilayah kepada 7 suku tersebut.
Dalam perikop ini dijelaskan bahwa para utusan itu segera berangkat dan melakukan apa yang diperintahkan Yosua. Sebenarnya, apa yang dilakukan Yosua adalah menolong saudara-saudara sebangsanya agar tidak terlena dengan keadaan, tetapi segera bertindak untuk menggenapi apa yang telah Allah rencanakan atas mereka.
Kadangkala, rasa malas bisa mendera kita, umat-Nya, setiap saat dengan berbagai alasan. Akibatnya hidup dan diri kita jadi stagnan, diam di tempat. Syukur kepada Tuhan bahwa Dia seringkali mengutus orang atau menghadirkan bahkan menciptakan keadaan khusus kepada kita untuk membantu diri kita keluar dari stagnansi dan bersegera melakukan apa yang harus kita lakukan.
Aktif bertindak melakukan apa yang harus kita kerjakan sesuai kehendak Tuhan merupakan pesan firman-Nya bagi kita. Ketika Tuhan memberikan kita hikmat dan kemampuan untuk melakukan apa yang Ia firmankan, maka kita harus bersegera mengikutinya. Ingatlah bahwa Dia sudah menyiapkan hari depan yang penuh harapan bagi kita.
KJ. 326 : 2
Doa : (Ya Bapa, kami bersyukur untuk segala sesuatu yang Engkau kerjakan bagi masa depan kami. Amin)
