HARI MINGGU TRANSFIGURASI
Minggu, 27 Februari 2022

Renungan Pagi

GB. 27 : 1,2 – Berdoa

MEMBUKA SELUBUNG MELIHAT KEBENARAN

2 Korintus 3 : 12 – 18 

Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak terselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. (ay.18). 

Pandemi Covid-19 memunculkan fenomena Masker Genick yaitu seseorang merasa keren, cantik, ganteng, menarik, misterius dan memiliki rasa percaya diri saat menggunakan masker. Seperti kisah Musa yang menyelubungi wajahnya agar orang Israel tidak melihat perubahan yaitu pancaran kemuliaan yang ada padanya memudar dan cahayanya sirna. Lain halnya dengan orang Israel yang menggunakan selubung ‘kebanggaan diri’ sebagai bangsa pilihan dan umat yang dikasihi Allah, sehingga mereka menjadi sangat percaya dan berusaha mempertahankannya agar tidak sirna. Mereka terus menerus berusaha menutupi diri (belum terbuka) terhadap Kebenaran Firman Allah di dalam Yesus Kristus. Selubung itu tidak akan tersingkap selama kedegilan dan keangkuhan hati tetap dipelihara. Hanya kebenaran Allah di dalam diri Yesus Kristus sajalah yang mampu menyingkapkan selubung kesombongan diri manusia sehingga Firman Tuhan dimengerti dan diterima sebagai kebenaran yang sesungguhnya.

Masker sebagai selubung yang menutupi wajah sekaligus melindungi kita dari paparan Virus Corona. Sekalipun masker membuat kita tidak nyaman untuk bernafas, tetapi kita enggan melepaskannya karena dapat menutupi segala kekurangan pada wajah dan meningkatkan rasa percaya diri. Tetapi akan selalu ada waktu untuk melepaskannya.

Demikianlah di hadapan Tuhan, kesadaran diri dan kemauan. merupakan kunci utama dalam usaha membuka segala bentuk kekurangan, keterbatasan, ketidaksempurnaan, aib, kejahatan dan dosa-dosa kita dihadapan-Nya. Janganlah menutupi diri dengan selubung kehidupan yang tanpa disadari telah menggiring hidup pada kebahagiaan semu serta keamanan dan kenyamanan yang bersifat sementara.

Terbuka dan membuka dirilah pada nilai-nilai kebenaran firman Tuhan di dalam Tuhan Yesus Kristus, agar kebenaran dan kemuliaan Allah terpancar dari dalam diri dan hidup ini akan diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya.

GB. 27 : 3,4

Doa : (Mampukanlah kami untuk memiliki kesadaran diri dan kemauan yang kuat untuk membuka diri pada kebenaran Firman Tuhan)

HARI MINGGU TRANSFIGURASI
Minggu, 27 Februari 2022

Renungan Malam

GB. 19 : 1,2 – Berdoa

KEBENARAN INJIL BAGI SEMUA ORANG

2 Korintus 4 : 1 – 4 

Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku Iicik dan tidak memalsukan firman Allah. ….. (ay.2a)

Setiap kebenaran kiranya terbuka dan dapat dibuka oleh siapapun yang sedang mencarinya. Bagaikan cahaya yang dibutuhkan orang di tengah kegelapan, kiranya kita dapat menjadi terang yang menerangi kegelapan.

Rasul Paulus adalah bagian dari terang dunia yang Tuhan Yesus maksudkan. la tidak melakukan hal tersembunyi yang memalukan . dan tidak memalsukan Firman Allah. Rasul Pauus justru melakukan kebenaran sebagai bentuk keterbukaan dirinya terhadap kebenaran Firman Tuhan yang diberitakannya. Hasilnya, lnjil itu pun terbuka bagi semua orang tanpa terkecuali, termasuk bagi orang-orang yang akan binasa dan yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus Kristus dan InjiI-Nya.

Di tengah keberadaan bangsa Indonesia yang multi etnis, kultur budaya dan agama, kebenaran lnjil Kristus harus tetap terbuka dan dibuka bagi semua orang. Jangan tertutup dan ditutup-tutupi, jangan ada selubung. Hendaknya dunia dapat melihat, mengenal dan merasakan nilai-nilai kebenaran di dalam Yesus Kristus. Kebenaran itu diterima atau ditolak bukanlah masalah. Karena di dalam lnjil Kristus ada kebenaran yang menyatakan Kemuliaan Allah sebagai wujud nyata kehadiran-Nya di dalam Gereja, masyarakat dan bangsa Indonesia.

Kebenaran harus tetap terbuka, oleh karena itu, Gereja memegang peranan penting di dalam menyatakan kebenaran bagi dunia. Gereja harus terbuka untuk menerima kebenaran Allah dan meneruskannya kepada dunia, agar semua orang diterangi olehNya.

Mungkinkah dunia ini akan terbuka menerima kebenaran Allah? Selama dunia dapat melihat kebenaran itu melalui hati setiap orang percaya yang dipenuhi dengan kemurnian dan ketulusan, maka tidak ada yang tak mungkin. Karena itu, beritakanlah lnjil Kristus dengan kata dan perbuatan, kesaksian dan pelayanan kita sesuai kehendak-Nya, sehingga segala Iidah akan mengakui, bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan.

GB. 19 : 3

Doa : (Tuhan Yesus, tolong mampukanlah kami melayani-Mu dalam kemurnian hati)

Scroll to Top