MINGGU VII SESUDAH PENTAKOSTA
Jumat, 24 Juli 2020
Renungan Pagi
KJ. 407 : 1 – Berdoa
TUHAN YESUS GEMBALA AGUNG
1 Petrus 5 : 1 – 5
gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa,..” (ay. 2)
Para teolog bidang teologi pastoral pada umumnya berpandangan, bahwa seluruh pelayanan yang dilakukan dalam gereja adalah pelayanan pastoral. Howard dan Clinebell, menyatakan pelayanan gereja dalam khotbah, ibadah, pendidikan, konseling pastoral, kepemimpinan dan pengembangan jemaat, pemberdayaan kaum awam dan pelayanan kepada masyarakat, semuanya bersifat pastoral yang mendampingi dan membawa seseorang pada hidup memuliakan nama Tuhan. Itulah sebabnya setiap orang yang melayani di gereja harus menjadi pribadi yang care (memelihara) dan concern (memperdulikan) serta hidup dalam love (kasih) yang semuanya bersumber dari Tuhan Yesus Sang Gembala Agung. Jika hal ini sungguh diwujudkan paling tidak masalah-masalah dan konflik dalam gereja dapat diminimalisir.
Rasul Petrus mengingatkan para pemimpin gereja untuk meneladani Tuhan Yesus Sang Gembala Agung. Tuhan Yesus tidak pernah menggembalakan umat-Nya dengan paksa, tetapi menyadarkan umat secara sukarela melakukannya sesuai kehendak Allah. Tuhan Yesus tidak pernah mencari keuntungan bagi diri-Nya sendiri, tetapi apa yang dilakukan-Nya hanyalah pengabdian.
Tiga hal yang dilakukan Tuhan Yesus ini menyatakan kepada kita bahwa Tuhan Yesus adalah pribadi yang care, concern and love dalam melayani umat manusia dan dampak pelayanan-Nya sungguh luar biasa, umat terberkati. Jika setiap pemimpin gereja saat itu dan saat ini berusaha hidup meneladani Tuhan Yesus, maka hidup mereka akan diberkati Tuhan dan menerima mahkota yang tidak pernah layu. Hidup para pelayan Tuhan akan berdampak positif sama seperti pelayanan Yesus dan mereka dihormati dan dihargai bukan karena jabatannya, tetapi karena pelayanannya. Sehingga orang muda pun dengan melihat role mode dari para pemimpin dan orang tuanya akan menjadi pribadi yang patuh dan menghormati orang tuanya.
KJ. 407 : 4
Doa : (Ya Tuhan, pakailah para pelayan gereja, menjadi gembala yang menuntun kami lebih memuliakan nama-Mu. Amin)
MINGGU VII SESUDAH PENTAKOSTA
Jumat, 24 Juli 2020
Renungan Malam
GB. 254 : 1,2 – Berdoa
PERCAYAKANLAH PADA TUHAN
1 Petrus 5 : 6 – 11
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. (ay. 7)
Dalam banyak pelayanan yang saya jalani selama 27 tahun melayani di GPIB dan saya yakin pasti pernah dialami oleh setiap orang, untuk mewujudkan program kerja dalam pelayanan membutuhkan biaya yang besar, misalnya pembangunan gereja atau pelaksanaan kegiatan yang bersifat sinodal dan nasional. Seringkali segala upaya sudah kita Iakukan baik doa-doa, pikiran cemerlang dan perencanaan yang sangat terencana dengan baik serta segala upaya maksimal Iainnya. Terkadang buntu dan belum menujukan hasil yang diharapkan, padahal waktu pelaksanaan kegiatan sudah semakin dekat. Dalam kondisi ini biasanya mulai muncul ketegangan dan stres dalam kepanitiaan. Mengatasi hal ini apa yang kita Iakukan?
Rasul Petrus mengingat dalam berbagai pergumulan hidup dan pelayanan yang dihadapi, kita harus mempercayakan sepenuhnya kepada Tuhan. Tuhan akan memelihara kita. Tidak ada musuh, kuasa dosa dan kematian bahkanu iblis sekalipun yang dapat mengalahkan kuasa dan kasih Tuhan. Tuhan selalu menghendaki kita bahagia dan bebas dari penderitaan. Kuasa dosa dan kematian pun sudah dikalahkan dengan kebangkitan-Nya. Tuhanlah yang Empunya kuasa kekal selama-lamanya. Di dalam ketidakmampuan menghadapi pergumulan dan masalah dalam hidup serta pelayanan, hanya Tuhanlah yang dapat kita andalkan. Percayakanlah seluruhnya dalam doa dan harap pada Tuhan. Kita manusia sehebat apapun punya keterbatasan, tetapi Tuhan tidak terbatas kuasa-Nya menolong dan menjawab yang terbaik.
Lalu bagaimana hasil akhirnya disaat kita hanya mempercayakan segala masalah dan pergumulan dalam pelayanan kepada Tuhan dengan kerendahan hati ? Saya yakin pasti hasilnya luar biasa dan terbaik. Seluruh proses yang kita hadapi baik dalam pembangunan gedung gereja maupun kegiatan tingkat sinodal dan nasional dapat terlaksana.
GB. 254 : 1,2
Doa : (Ya Tuhan, kami yakini ketika kami berserah kepada Tuhan pasti ada jalan keluar. Amin)
