HARI PENTAKOSTA
Minggu, 23 Mei 2021
Renungan Pagi
KJ. 234 : 1,2 β Berdoa
DIPULIHKAN OLEH ROH KUDUS
Kisah Para Rasul 2 : 1 β 13
Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus (ay. 4a)
Kuasa Roh Kudus hadir dengan cara yang dahsyat dan menggemparkan banyak orang dari berbagai bangsa di Yerusalem yang hadir pada perayaan Pentakosta. Kuasa Roh Kudus menggerakkan Petrus untuk berkhotbah. Lalu sekitar 3000 orang memberi diri dibaptis dan menerima keselamatan di dalam Yesus Kristus. Gambaran yang cukup menarik bila dibandingkan dengan peristiwa di Menara Babel, ketika orang-orang tercerai berai karena perbedaan bahasa. Sementara melalui peristiwa Pentakosta, Roh Kudus berkuasa mempersatukan segala orang (pandemos).
Saat merayakan Pentakosta tahun ini, mari bersyukur karena Roh Kudus memersatukan kita dalam kekuatan kasih Allah Tritunggal, sehingga masa masa kelam pandemi Covid-19 beranjak dilewati. Kita masih berjuang bersama semua penduduk bumi untuk bisa terbebas sepenuhnya dari serangan virus ini. Pada peringatan Pentakosta ini, kita sebagai tubuh Kristus terhubung satu sama lain di seluruh penjuru dunia untuk memberitakan, bahwa Allah Kehidupan masih menyertai ciptaan-Nya. Roh Allah mengangkat setiap beban dan gumul yang kita naikkan pada-Nya di dalam doa. Roh itu hadir menanamkan dalam diri kita keberanian untuk menghadapi segala kesedihan dan penderitaan. Ia mengobarkan hati kita dengan kasih untuk melayani mereka yang menderita dan dikucilkan karena penolakan masyarakat selama masa pandemi. Roh menerangi pikiran orang percaya untuk terlibat dan mendukung penelitian ilmiah yang intens bagi perawatan maupun vaksin.
Roh itu juga memampukan kita untuk menghadapi dan mengatasi masa masa sulit bersama-sama dengan memperhatikan kesusahan ekonomi serta kesediaan meringankan beban sesama. Roh itu membuat kita terlibat meneruskan cinta kasih kepada sesama manusia. Karenanya Roh Allah, juga, adalah pandemos. Ia menyentuh semua orang dan melewati segala penghalang dengan spirit kehidupan. Roh membawa kita pada kehidupan. Roh menghidupkan kita dan bersatu dalam anugerah kehidupan dari Allah Tritunggal. Roh membarui persekutuan tubuh Kristus dan menerangi kehidupan di segala penjuru bumi. Selamat Hari Pentakosta.
KJ. 234 : 3,4
Doa : (Syukur pada-Mu, Ya Roh Kudus atas karya-Mu dalam hidup kami)
HARI PENTAKOSTA
Minggu, 23 Mei 2021
Renungan Malam
KJ. 233 : 1 β Berdoa
KUASA ROH KUDUS MEMBARUI HIDUP ORANG PERCAYA
Kisah Para Rasul 2 : 14 β 21
Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan (ay. 21)
Bui Min dan adiknya A Cung sejak kecil menjadi korban kekerasan ayahnya yang gemar judi dan mabuk. Kedua kakak beradik ini merasakan kekecewaan yang mendalam pada ayah mereka. Keduanya kemudian terjerat dalam narkoba. Sayangnya A Cung akhirnya meninggal karena over dosis. Dalam kekecewaan yang mendalam, Bui Min menangis dan tiba-tiba ingat pengalaman masa kecilnya, ketika gurunya di sekolah dasar mendoakannya, agar dia menemukan Tuhan Yesus sebagai Juruselamat, jalan dan kebe-naran baginya. Saat itu juga dalam keputusasaannya Bui Min mera-sakan tuntunan untuk berdoa pada Tuhan Yesus. Kemudian Bui Min mulai mendatangi gereja bersama teman sekolahnya dan semakin dikuatkan dengan firman Tuhan yang dia dengarkan.
Roh Kudus berkuasa mengubah Bui Min dari waktu ke waktu, hingga akhirnya dia dapat sepenuhnya lepas dari jerat narkoba. Bukan hanya itu, ia pun bahkan dapat melepaskan pengampunan bagi ayahnya. Roh Kudus berkuasa mengubah kehidupan setiap pribadi yang mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Petrus dan para murid lainnya pun diubahkan sedemikian rupa oleh kuasa Roh Kudus. Mereka yang semula berada dibawah bayang-bayang ketakutan, kini dikobarkan dengan api Roh Kudus untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah. Dengan penuh keberanian Petrus bersaksi tentang Yesus Kristus yang mengalahkan maut dan bangkit dari kematian. Dengan lantang Petrus berkata, βDan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.β (ayat 21). Roh Kudus menuntun Petrus untuk menyampaikan kesaksian Injil yang menyelamatkan.
Roh Kudus juga menuntun kita sesuai dengan kehendak-Nya yang mulia, sehingga kita dimampukan bersaksi tentang Yesus Juru-selamat, sebagai jalan, kebenaran dan hidup. Sebelum terlelap, mari bersyukur atas kuasa Roh Kudus yang senantiasa membarui hidup kita, sehingga semakin bertumbuh dalam pengenalan yang benar akan firman kebenaran-Nya. Terpujilah nama Tuhan!
KJ. 233 : 2,3
Doa : (Ya Roh Kudus, aku bersyukur atas kuasa-Mu yang menguduskan diriku dan penghiburan-Mu yang memulihkan hidupku)
