MINGGU IV PRAPASKAH
Rabu, 23 Maret 2022

Renungan Pagi

KJ. 446 : 1 – Berdoa

HATI YANG TEGUH

2 Tawarikh 17 : 10 – 19 

Ketakutan yang dari TUHAN menimpa semua kerajaan di negeri-negeri sekeliling Yehuda, sehingga mereka tidak berani berperang melawan Yosafat (ay. 10) 

Hidup di dalam Allah tidak akan membawa kekecewaan bagi umat-Nya. lni terjadi karena kuasa Allah yang memberkati kehidupan umat akan senantiasa memberi sukacita. Artinya berkat AIIah senantiasa menyertai umat-Nya. lnilah yang harusnya menjadi motivasi iman kita dalam kehidupan ini.

lnilah juga yang menjadi motivasi kuat dari Yosafat ketika ia melanjutkan misi Asa, ayahnya, untuk melakukan pembaharuan peribadahan umat Yehuda di hadapan Allah. Allah memberkati kehidupan Yehuda sesudah Yosafat dengan sungguh menjalankan misinya ini. Yehuda menjadi kekuatan baru diantara bangsa di sekitar mereka. Bangsa-bangsa oleh Allah dibuat menjadi takut akan kekuatan Yehuda, mereka menyatakan tunduk kepada kepemimpinan Yosafat. Oleh karena kuasa-Nya semua ini terjadi.

lnilah juga menjadi motivasi positif bagi kita untuk memulai kembali aktifitas di hari ini. Pastinya ada banyak rencana yang ingin kita wujudkan di hari ini. Ada banyak karya di rumah tangga yang ingin kita wujudkan, ada banyak karya di tempat usaha yang kita ingin ciptakan. Sebagai umat-Nya kita tentu rindu untuk mewujudkan kehendak Allah. Namun mungkin ada keraguan apakah kita bisa berhasil melaksanakan kerja seandainya dilakukan seturut kehendak-Nya. lni terjadi mungkin karena kita berpikir akan ada kerugian, kegagalan dalam semua itu. Marilah kita belajar untuk percaya bahwa kasih dan kuasa Allah lebih besar dari apa yang kita takutkan. Ketika hidup berserah pada kuasa Tuhan, pasti ada ketenangan hati dalam berkarya di hari ini. Ketenangan hati mendorong munculnya keyakinan dalam diri untuk berkarya dengan maksimal. Keyakinan diri itulah yang mendorong kita untuk percaya dan tetap optimis untuk menjalankan karya di hari ini sesuai kehendak-Nya. Selamat berkarya.

KJ. 446 : 2 

Doa : (Ajarkanlah kami punya hati yang teguh untuk beriman kepada-Mu, Allah)

MINGGU IV PRAPASKAH
Rabu, 23 Maret 2022

Renungan Malam

GB. 300 : 1 – Berdoa

JANGAN ANDALKAN KEKUATANMU

2 Tawarikh 18 : 1 – 11

Tetapi Yosafat berkata kepada raja Israel: “Baiklah tanyakan dahulu firman TUHAN.” (ay. 4) 

Ketika membeli sesuatu barang umumnya kita akan mendapatkan buku atau lembar petunjuk pemakaian. Buku atau lembar ini berguna untuk menuntun kita agar dapat memakai barang yang dibeli sesuai dengan kegunaan dan aturan pakainya. Hal yang tidak berbeda juga terjadi dalam kehidupan kita. Kehidupan ini tidak dapat dijalani sesuka diri kita, karena kalau itu terjadi maka kehidupan kita hanya untuk memuaskan diri sendiri dan bisa jadi berlawanan dengan kehendak Allah. Agar apa yang kita lakukan dalam hidup ini punya makna yang benar dihadapan Allah maka tuntunan-Nya mutlak kita butuhkan.

ltulah yang dilakukan Yosafat, raja Yehuda, ketika diajak oleh Ahab, raja Israel Utara, untuk merebut Ramot Gilead dari pasukan Aram. Pasukannya cukup kuat untuk melawan pasukan Aram, tetapi Yosafat mengimani kalau Allah tidak berkenan maka perang ini tidak akan dimenangkannya. Oleh karena itu Yosafat merasa perlu mendengarkan suara Allah. Mendengar suara Allah, berarti Yosafat memberi diri untuk diarahkan oleh tuntunan Allah dalam rencananya dengan Ahab.

Kita sudah memasuki penghujung hari di malam ini. Tentu adalah baik untuk melihat apa yang sudah kita kerjakan di hari ini, sudahkah sesuai dengan kehendak Allah, ataukah kita masih melakukannya dengan kemauan atau pikiran kita sendiri. Apa yang dilakukan oleh Yosafat adalah cara beriman yang benar. Artinya harus selalu ada koreksi diri atas setiap tindakan kita agar tidak Iari dari kehendak Allah. Ketika malam ini kita bisa merenungkan segala apa yang kita perbuat, maka ini akan mendorong kita untuk menata segala rencana hari esok agar tetap sesuai dengan kehendak Allah. lni berarti juga hidup kita tidak menjadi sia-sia dihadapan Allah.

GB. 300 : 2 

Doa : (Mohon Allah berikan hikmat dan kebijaksanaan agar setiap aktivitas kita seturut dengan kehendak-Nya)

Scroll to Top