MINGGU PASKAH
Sabtu, 23 April 2022

Renungan Pagi

KJ. 282 : 1,2 – Berdoa

TAK KENAL MAKA TAK SAYANG

Yohanes 16 : 1 – 4a 

Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku (ay. 3) 

Hubungan yang baik hanya dapat tercipta jika ada percakapan yang intens. Artinya, tidak sekadar tahu nama. Lebih dari nama, kita tahu asal usul yang bersangkutan, keluarga besarnya, pendidikannya, pekerjaannya dan kontribusi yang sudah dilakukan bagi kepentingan masyarakat atau gereja. Semakin kita punya waktu banyak untuk mengenal, semakin mendalam hubungan baik itu tercipta. Minimnya informasi dan waktu yang kurang intens sering menjadi alasan tidak berkembangnya suatu hubungan, atau justru menyebabkan hubungan jadi rusak dan berakhir dengan kekecewaan.

Yesus menyingkapkan secara jelas dan terang benderang risiko yang dihadapi para murid sebab mereka percaya pada-Nya. Mereka akan dibenci, dikucilkan bahkan dibunuh, oleh para pembenci Yesus. Para pembenci itu menganggap mereka telah berbakti kepada Allah. Mereka yang membenci, mengucilkan dan membunuh pengikut Tuhan Yesus, merasa dirinya sudah berbuat yang terbaik kepada Allah dan karena itu layak mendapat pujian. Semua yang dikatakan Tuhan Yesus masih berlaku hingga kini. Perlakuan diskriminatif, persekusi atau pembunuhan karakter dialami umat Tuhan secara tersamar atau terang benderang. Kita terpanggil untuk terus menyaksikan siapa Tuhan Yesus kepada siapa saja yang belum mengenal-Nya sebagai Juruselamat hidup manusia.

Kita patut bertanya pada diri kita sendiri, sejauh manakah kita mengenal Yesus yang sangat mengasihi manusia, secara pribadi? Secara internal kita perlu membarui pengenalan kita kepada Tuhan Yesus secara terus menerus. Dalam hal berdoa, kita mohon Tuhan mengaruniakan kekuatan untuk menghadapi perlakuan yang tidak adil dan tetap bersyukur atas kesetiaan kita mengasihi Tuhan Yesus. Dalam hal melayani, kita tetap melayani warga masyarakat dengan maksimal tanpa meminta uang jasa atau menyulitkan mereka dengan berbagai dalih yang tidak masuk akal.

KJ. 282 : 3,4

Doa : (Bapa surgawi curahkan Roh Kudus untuk membimbing kami mengenal Yesus Iebih mendalam dan mengerjakan firman-Nya dengan sungguh-sungguh)

MINGGU PASKAH
Sabtu, 23 April 2022

Renungan Malam

GB. 193 : 1,2 – Berdoa

ROH KUDUS BERBICARA BAGI KITA

Yohanes 16 : 4b – 15 

Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: la akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku (ay. 15) 

Penjelasan lengkap tentang karya Roh Kudus dipaparkan selanjutnya oleh Tuhan Yesus. Roh Kudus diutus untuk menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; sekaligus memimpin para murid hidup dalam seluruh kebenaran. Roh Kudus juga akan memberitakan damai sejahtera Kristus yang diberikan kepada murid-murid Yesus (ay. 33). Hubungan Bapa, Anak dan Roh Kudus menjadi hubungan yang tak terpisahkan dan tidak perlu diragukan. Kesatuan dalam tiga pribadi adalah kebenaran iman yangtetap kita pertahankan di tengah dunia yang menolak ke-tritunggalan Allah.

Roh Kudus diutus berbicara bagi kita. Banyak hal dapat disampaikan Roh Kudus supaya kita beroleh jawaban Tuhan atas masalah hidup yang terjadi. Kadang manusia menjadi tuli rohani dan keras hati sehingga tidak mendengar Roh Kudus yang berbicara melalui hamba-Nya atau peristiwa tertentu. Roh Kudus diutus untuk melepaskan kita dari belenggu ketakutan dan kekuatiran. Roh Kudus diutus supaya manusia mengerti cara Tuhan yang ajaib mengubah dan memberkati hidup seseorang. Perkataan Tuhan Yesus menyadarkan kita bahwa Roh Kudus menjadi Penasihat ajaib yang menolong kita mengurai masalah pelik dan bertindak dengan kuasa surgawi. Saat Roh Kudus berbicara supaya mengampuni dan mengasihi, maka kita dapat melakukannya dengan sukacita bagi kemuliaan Allah.

Perkembangan teknologi digital dan berbagai dampaknya, hendaknya tidak membuat keluarga kita kehilangan waktu mendengar perkataan Roh Kudus. Sebagai orang tua saja, kita perlu berbicara dengan anak-anak agar mereka mengerti harapan dan pergumulan kita. Demikian pula halnya relasi dengan Tuhan Yesus, Roh Kudus berbicara supaya kita dapat bersyukur dan berpengharapan di tengah perjuangan hidup yang keras dan sulit. Mari kita bersatu padu mengalami tuntunan Roh Kudus setiap hari.

GB. 193 : 3,4

Doa : (Kami bersyukur dalam persekutuan dengan Tuhan Yesus, kuasa Roh Kudus menasihati kami untuk setia menjadi pendengar dan pelaku firman Tuhan yang aktif)

Scroll to Top