MINGGU PEMULIAAN YESUS KRISTUS
Kamis, 20 Mei 2021

Renungan Pagi

KJ. 462 : 1 – Berdoa

TAKLUKLAH PADA KEKUATAN-NYA

Filipi 4 : 10 – 14

Segala perkara dapat kutanggung… (ay. 13)

“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan padaku. Banyak orang suka perkataan Rasul Paulus ini. Ketika menuliskan kalimat ini, Paulus tidak sedang berupaya menghibur dirinya yang sedang berada dalam derita, melainkan itu adalah kesaksiannya tentang kuasa Allah yang bekerja di dalam dirinya. Ya, Paulus dapat menanggung segala perkara. Tidak ada satu masalah yang ia hadapi yang dapat membuatnya menyerah pada keadaan atau berpaling dari Tuhan. Walaupun cukup banyak alasan untuk membuatnya menyerah. Rasul Paulus justru mengalami kekuatan yang sangat besar untuk tetap menjadi orang merdeka di tempat yang tidak merdeka. Ia dapat berpikir dan memberitakan Injil melampaui batas-batas penjara. Rasul Paulus tetap bercerita tentang kebaikan Tuhan dan berkat yang ia alami dari Tuhan, melalui jemaat-jemaat yang ia layani. Tuhanlah andalan Paulus untuk mengalami kebaikan-kebaikan ditengah-tengah ketidak-baikan.

Berapa banyak perkara yang kita hadapi : sakit, pengucilan, kegagalan, persekusi, kelaparan, kemiskinan juga penjara telah mengambil alih sukacita kita. Pandemi dan segala dampaknya yang berkepanjangan telah merenggut sukacita banyak orang. Kehilangan sukacita, itu bukan yang dikehendaki Tuhan. Allah mau kita menjadi alat-Nya dimanapun dan bagaimanapun kondisi kita. Memiliki sukacita tidak berarti kita tidak sedang bergumul. Memiliki sukacita tidak berarti kita tidak berhadapan dengan pergulatan hidup. Kita bisa saja menghadapi banyak perkara yang melemahkan kita, namun kekuatan dari Tuhan itulah yang membuat kita bangkit, kuat dan kokoh di tengah badai kesulitan. Bahkan lebih dari itu kita mampu untuk melakukan kebaikan bagi sesama ciptaan Tuhan. Mintalah pada Tuhan kekuatan itu dan berjalanlah dengan hal-hal baik yang mewarnai pikiran dan hatimu. Jangan takluk oleh badai yang menghantam, tetapi takluklah pada kekuatan Allah.

KJ. 462 : 4

Doa : (Bapa, jagalah kami, agar kuat menjalani hari ini)

MINGGU PEMULIAAN YESUS KRISTUS
Kamis, 20 Mei 2021

Renungan Malam

KJ. 393 : 1 – Berdoa

TETAPLAH BERBUAT KEBAIKAN

Filipi 4 : 15 – 20

dimuliakanlah Allah… (ay. 20)

Bagaimana saya dapat berbagi kebaikan pada orang lain, kalau hidup saya sendiri sedang tidak baik. Saya belum dapat berbuat apa-apa untuk orang lain karena hidup saya sendiri tidak mampu. Sudah biasa kita mendengar pernyataan-pernyataan di atas bukan? Tidak sedikit orang bahkan mungkin kita sendiri yang punya banyak alasan untuk menunda bahkan menolak berbuat baik seperti sedang kemalangan, usaha bangkrut, belum punya materi yang cukup dan masih banyak alasan lainnya. Berbuat baik adalah cermin dari pribadi yang mengalami anugerah dari Tuhan.

Rasul Paulus menyurati jemaat di Filipi, ia mengingatkan kembali betapa hidup dalam anugerah kasih Allah, telah menghasilkan buah melalui kebaikan hati jemaat. Sekalipun jemaat Filipi berhadapan dengan tantangan, sama halnya dengan Paulus yang di penjara, namun kebaikan hati telah mengikat hubungan antara Paulus dan jemaat Filipi. Mereka sedia untuk membantu segala keperluan Paulus. Telah terjadi hutang – piutang di antara mereka. Hutang piutang yang dimaksud bukan soal uang, melainkan soal saling memberi. Paulus telah mengajar jemaat tentang kasih karunia Tuhan, sementara jemaat Filipi memberikan bantuan untuk kebutuhan Paulus.

Tidak ada alasan bagi orang pecaya untuk menunda atau menolak berbagi kebaikan terhadap sesamanya. Adalah tanggungjawab kita sebagai orang percaya untuk memperhatikan pertumbuhan iman dan pemenuhan kebutuhan diri sendiri. Pada saat yang sama membuka diri bagi orang lain untuk bertumbuh bersama. Memberlakukan kebaikan terhadap sesama adalah tanda bahwa kita telah menjadi dewasa dalam kehidupan spiritual kita. Terlalu banyak yang telah kita terima dari Tuhan, untuk membuat kita bersyukur hari ini. Mari bersyukur untuk semua kebaikan yang kita terima dari Tuhan dan tetapkanlah hati untuk meneruskan kebaikan itu pada hari esok.

KJ. 393 : 3

Doa : (Sungguh banyak berkat-Mu hari ini Tuhan, kami bersyukur dan memohon layakkanlah kami untuk memancarkan kemuliaan-Mu)

Scroll to Top