MINGGU XXIV SESUDAH PENTAKOSTA
Kamis, 19 November 2020
Renungan Pagi
GB. 117 : 1, 3 – Berdoa
PEMIMPIN YANG TAAT
Imamat 10 : 1 – 7
Maka keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan keduanya, … (ay. 2)
Saudaraku, selama hidup, kita harus mentaati berbagai macam peraturan yang ada. Peraturan-peraturan tersebut dibuat agar terjalin keharmonisan hidup di tengah perbedaan kepentingan, pemikiran, serta budaya. Banyak orang melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan, sehingga mendatangkan malapetaka. Contoh, ketika seseorang mengendarai kendaraan bermotor, dan tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman, bahkan lupa membawa SIM atau STNK, maka kita ditilang oleh polisi dan harus membayar denda atas pelanggaran tersebut. Ditambah lagi, jika ia mengalami kecelakaan, mungkin akan cacat bahkan meninggal di tempat karena tidak ada alat pengaman. Ini baru akibat dari melanggar peraturan yang dibuat oleh manusia. Bagaimana jika kita melanggar peraturan yang dibuat oleh Tuhan?
Saudaraku, pembacaan hari ini menceritakan akhir kehidupan seseorang yang tidak mentaati perintah Tuhan. Nadab dan Abihu, anak-anak Harun melakukan apa yang tidak diperintahkan oleh Tuhan (ay. 1). Akhirnya, mereka mati karena perbuatan tersebut (ay.2). Kejadian ini dijelaskan oleh Musa kepada Harun dan saudara-saudaranya, agar mereka memahami serta melaksanakan perintah Tuhan supaya la tidak murka (ay.3,4). Musa juga memerintahkan mereka untuk mengangkat mayat Nadab dan Abihu (ay.5). la pun menasihati Eleazar dan Itamar, supaya mereka tidak bersedih (ay.6) dan mentaati perintah Tuhan melalui Musa (ay.7).
Saudaraku, mungkin kita merasa tidak bebas dengan adanya segala peraturan yang ada. Namun demikian, peraturan-peraturan tersebut membimbing kita ke dalam kehidupan yang penuh damai sejahtera. Jangan sampai kita menyesal dan hidup kita menjadi susah karena tidak mentaati peraturan. Mari menjadi pemimpin yang taat pada peraturan. Dengan demikian hidup kita akan bermakna dan dapat menjadi saluran berkat bagi sesama.
GB 106 : 2
Doa : (Tuhan Yesus, kami bersedia hidup dalam peraturan-peraturan yang ada supaya tidak binasa dan dapat menjadi saluran berkat)
MINGGU XXIV SESUDAH PENTAKOSTA
Kamis, 19 November 2020
Renungan Malam
GB. 277 : 1 – Berdoa
PEMIMPIN YANG BERTINDAK SESUAI ETIKA
Imamat 10 : 8 – 11
“dan haruslah kamu dapat mengajarkan kepada orang Israel segala ketetapan yang telah difirmankan TUHAN kepada mereka dengan perantaraan Musa” (ay. 11)
Saudaraku, banyak orang yang meminta kelebihan dari anggur perjamuan yang disediakan oleh gereja. Mereka meminta anggur tersebut untuk diminum dengan jumlah yang banyak dan tak heran jika ada yang sampai mabuk. Mereka melakukan hal ini karena ingin memuaskan hawa nafsu. Ada kesan “aji mumpung” di dalam diri. Daripada keluar uang untuk membeli anggur di toko, lebih baik minta di gereja setelah ibadah perjamuan kudus.
Saudaraku, kecenderungan ini nampaknya juga ada di dalam diri Harun. Tuhan pun mengingatkan Harun akan hal tersebut (ay.8-9). Harun yang adalah pemimpin umat harus bertindak sesuai dengan etika karena ia memiliki hikmat untuk membedakan antara yang kudus dan tidak kudus. Firman Tuhan, “Haruslah kamu dapat membedakan antara yang kudus dengan yang tidak kudus, antara yang najis dengan yang tidak najis (ay.10) Tuhan mengingatkan demikian karena Harun harus mengajarkan hal tersebut kepada bangsa Israel (ay. 11). Untuk menjadi guru yang baik, maka Harun harus menjadi teladan bagi seluruh umat Israel.
Saudaraku, kita sebagai umat yang percaya kepada Tuhan juga harus bertindak sesuai etika, agar menjadi teladan. Ketika mampu menjadi teladan, maka apapun yang akan diajarkan kepada anak-anak, bahkan orang yang lebih tua dari kita pasti dilakukan oleh mereka. Dengan bertindak sesuai etika, kita juga sedang melaksanakan perintah dari Tuhan dan akhirnya nama-Nya semakin dimuliakan. Orang-orang pun dapat melihat perbedaan antara contoh kehidupan yang benar dengan yang salah, serta sikap orang yang beriman kepada Tuhan dan tidak. Kita juga pada akhirnya dapat memberikan pertanggungjawaban kepada Tuhan dan sesama. Apakah kita sudah bertindak sesuai etika pada hari ini?
GB. 277 : 2, 3
Doa : (Tuhan Yesus, kami berkomitmen untuk bertindak sesuai etika pengajaran-Mu agar Nama-Mu semakin dimuliakan)
