HARI MINGGU VII SESUDAH PENTAKOSTA
Minggu, 19 Juli 2020
Renungan Pagi
GB. 89 : 1,2,3 – Berdoa
HARGAILAH PILIHAN ALLAH ATAS DIRI KITA
I Petrus 1 : 1 – 12
Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. (ay. 6)
Berbahagialah orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus karena mereka terbilang sebagai anak-anak Tuhan dalam pilihan-Nya. Petrus sangat memahami hal tersebut. Dia bersukacita dipilih oleh Tuhan Yesus untuk melaksanakan panggilan-Nya sekaligus pengutusan-Nya. Karena itu Dia juga mengajak jemaat sebagai umat pilihan Tuhan untuk bergembira (ay.6) dan memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia bagi dunia ini (1 Petrus 2:9).
Dalam rangka HUT ke-70 Pelkat Gerakan Pemuda GPIB, maka sebagai generasi penerus, khususnya sebagai anggota GP, kita juga harus tetap melakukan panggilan Tuhan sesuai dengan talenta masing-masing. Karena ketika seseorang dipilih sebagai anak-anak Tuhan, maka dia pun harus memenuhi panggilan-Nya dan melakukan pengutusan-Nya. Apalagi kita sebagai kaum muda yang masih mempunyai kesempatan dan kekuatan (Yoh. 9:4).
Alkitab memberi kesaksian bahwa begitu banyak orang-orang yang dipilih Tuhan untuk maksud melakukan kehendak-Nya, antara Iain: Abraham, Musa dll. Kaum muda dipilih untuk dipersiapkan masuk dan berada dalam suasana atau era yang baru. Apakah suasana tersebut menyenangkan sesuai dengan keinginan kita ataupun tidak menyenangkan, yang pasti di balik pemilihan dan panggilan serta pengutusan tersebut, pasti ada maksud dan rencana Tuhan di dalamnya (Yeremia 1:5).
Karena itu kita harus memberi diri untuk melaksanakan panggilan Tuhan tersebut. Tuhan sudah memberikan kepada kita pertolongan dan kuat kuasa Roh Kudus. Sebagaimana Petrus ketika dipilih, dipanggil serta diutus oleh Yesus Kristus, Dia mengubah kehidupannya atau profesinya dari penjala ikan menjadi penjala orang. Demikian pula kehidupan kita, ketika ada dalam pekerjaan ladang Tuhan. Kita sudah harus mengubah cara berpikir dan gaya hidup kita. Allah Bapa menghendaki, agar kita sebagai pribadi yang sudah dijadikan anak-anak-Nya dan murid-murid Kristus untuk melakukan kehendak-Nya yaitu menyangkal diri dan pikul salib dengan setia seperti teladan Tuhan Yesus.
GB. 89 : 4,5
Doa : (Mampukanlah kami untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab kami sesuai keinginan Tuhan. Amin)
HARI MINGGU VII SESUDAH PENTAKOSTA
Minggu, 19 Juli 2020
Renungan Malam
KJ. 402 : 1,3 – Berdoa
HANYA KRISTUS SUMBER KESELAMATAN
I Petrus 1 : 13 – 25
Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, (ay. 18)
Saudaraku, bencana banjir di kota Jakarta dan sekitarnya pada awal tahun 2020, tentu meninggalkan banyak penderitaan dan kehancuran, bahkan sampai memakan korban jiwa. Dibutuhkan waktu yang cukup lama dan biaya cukup besar untuk membenahi keadaan rumah, membersihkan, memperbaiki, serta mengganti barang-barang yang rusak.
Saudaraku, akibat banjir, ada reaksi dari beberapa kelompok masyarakat yang menggugat pemerintah karena kurang tanggapnya dalam mengatasi banjir dan sebagian kelompok masyarakat Iainnya, meminta gubernur untuk mundur dari jabatannya. Ya, itulah manusia, memiliki keterbatasan dalam menyikapi kondisi sosial yang dibutuhkan oleh orang Iain.
Saudaraku, Rasul Petrus dalam suratnya, memberikan nasehat pastoral bahwa hanya Tuhan Yesus yang sanggup mengatasi persoalan hidup kita. la mengerti apa yang kita butuhkan atau perlukan dan Dia sanggup menyediakannya. Bahkan la memberi dan menjamin kepastian keselamatan hidup kita, melalui pengorbanan-Nya di atas kayu salib karena cinta kasih-Nya kepada kita. Tuhan Yesus yang kita sembah tidak seperti pemerintah yang terbatas dalam mengatasi kemelut hidup warganya dari bencana alam, seperti banjir. Melainkan Ia berkuasa untuk semua yang ada di dalam jagat raya ini. Kalau keselamatan saja dapat Dia berikan kepada kita dengan cuma-cuma, apalagi menyangkut pemeliharaan, perlindungan dan masa depan kehidupan kita bersama keluarga tentu ada dalam kendaIi-Nya.
Karena itu, saudaraku, andalkanlah Tuhan Yesus dalam setiap waktu, sebab Dia tahu apa yang terbaik untuk hidup dan masa depanmu dan keluarga. Amin
KJ. 402 : 4
Doa : (Tuhan Yesus, kami mengucap syukur untuk segala kebaikan-Mu, yang memampukan kami untuk tetap bersyukur bersama keluarga dan memuliakan nama-Mu. Amin)
