MINGGU XII SESUDAH PENTAKOSTA
Rabu, 18 Agustus 2021
Renungan Pagi
GB. 190 : 1,2 – Berdoa
TERLEPAS DARI PENGHUKUMAN
Roma 8 : 1 – 8
Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. (ay. 2)
Dalam hidup yang sedang dijalani saat ini, apakah kita sudah benar-benar merasakan kebebasan dari berbagai penderitaan dan belenggu yang menekan?. Seperti yang dikatakan oleh rasul Paulus, tidak ada “penghukuman” bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Baginya, setiap orang yang telah hidup di dalam Kristus, benar-benar telah memperoleh pembebasan dan tidak lagi berada di bawah hukuman dosa. Roh, yang memberi hidup, telah memerdekakan kita dalam Kristus dari hukuman dosa dan maut (ay.1,2).
Pada hari ini, rasul Paulus mengingatkan bahwa keinginan Roh adalah agar setiap orang memperoleh kehidupan kekal yang hanya dapat diperoleh di dalam Kristus Yesus sebagai jaminan-nya. Hukum Taurat tidak dapat membebaskan manusia dari hu-kuman dosa dan maut. Pembebasan ini terjadi ketika Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia sebagai manusia. Ia telah menjalankan hukuman atas dosa, sehingga manusia tidak lagi hi-dup menurut keinginan daging, tetapi keinginan Roh (ay.3,4). Roh bekerja secara efektif di dalam tubuh yang telah ditebus dan akan menjadikan setiap orang yang percaya kepada Allah menjadi pribadi yang menjauhi dosa, kejahatan serta hawa nafsu dunia.
Oleh Roh, kita telah dimampukan untuk mematikan perbuatan-perbuatan cemar yang berasal dari keinginan daging. Sehingga, kita tidak lagi memperhambakan diri kepada kuasa kedagingan itu. Oleh Roh juga, kita diberi pengertian bahwa mereka yang hidup menurut daging hanya memikirkan hal hal dari daging yaitu segala bentuk kejahatan bahkan perseteruan dengan Allah, dan hal ini tidak berkenan di hadapan-Nya (baca ay.7,8). Hiduplah di dalam Kristus dan ijinkan Roh-Nya memimpin kita, sehingga hidup ini dipenuhi damai sejahtera dan sukacita. Selamat terlepas dari penghukuman.
GB. 190 : 3
Doa : (Tolong mampukanlah kami merasakan damai sejahtera-Mu dalam hidup ini, agar dapat menjalani hidup dengan penuh sukacita)
MINGGU XII SESUDAH PENTAKOSTA
Rabu, 18 Agustus 2021
Renungan Malam
GB. 191 : 1,2 – Berdoa
TANDA SESEORANG MILIK KRISTUS
Roma 8 : 9 – 11
Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. (ay. 10)
Setiap orang harus mampu menentukan pilihan yang tepat dalam hidupnya agar berbuahkan kebaikan dan kebahagiaan. Sebaliknya, jika seseorang menentukan pilihan yang tidak tepat dan keliru, akan diperhadapkan pada kegagalan bahkan kebinasaan. Pertanyaannya adalah apakah yang menjadi tolak ukur tepat atau tidak tepatnya sebuah pilihan?. Jawabannya adalah pilihan yang diambil sesuai dengan kehendak Allah atau tidak. Hal ini menjadi penting karena dunia ini memperhadapkan setiap orang pada berbagai macam bentuk godaan yang mengarahkan diri pada berbagai pilihan yaitu melakukan berbagai perbuatan daging dan menjalani hidup dengan cara yang cemar.
Oleh karena setiap orang secara kedagingan diperhadapkan pada godaan dan pilihan, sudah seharusnya menjalani hidup dengan penuh kewaspadaan dan bijaksana. Rasul Paulus dalam ayat 9 mengatakan “Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus”. Artinya, setiap orang harus mau sungguh-sungguh menempatkan diri-Nya di bawah kuasa Roh Allah dan memberi diri dipimpin oleh-Nya dalam menjalani kehidupannya.
Caranya adalah setiap orang yang hidup di dalam Kristus harus melepaskan diri dari keinginan, kehendaknya sendiri dan hidup sesuai dengan kehendak Allah (Gal.5:24). Tujuannya adalah sekalipun karena dosa, tubuh ini harus mengalami kematian, tetapi rohnya akan tetap hidup oleh karena kebenaran Allah berlaku atas dirinya (ay.10-11). Dalam artian, sekalipun tubuh ini dikuasai oleh keinginan daging, namun kuasa Roh Allah yang berada di dalam dirinya, akan memampukannya untuk menjalani hidup sesuai kehendak-Nya dan memampukannya melepaskan diri dari keinginan dunia yang penuh dengan kecemaran. Selamat menjadi milik Kristus.
GB. 191 : 3,4
Doa : (Mohon tuntun dan bimbinglah kami Ya Roh Kudus, agar benar-benar mampu serta mau menjalani hidup sesuai kehendak-Mu)
