MINGGU XVI SESUDAH PENTAKOSTA
Jumat, 17 September 2021

Renungan Pagi

KJ. 289 : 1,2 – Berdoa

BERSATU DALAM KASIH

Kolose 2 : 1 – 5

Supaya hati mereka terhibur dan mereka bersatu dalam kasih, sehingga mereka memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian, dan mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus (ay. 2)

Selama masih diberikan nafas hidup oleh Tuhan, manusia akan selalu mengalami tantangan dan ancaman. Itu artinya, jangan pernah berpikir, bahwa hanya kita saja yang mengalami tantangan dan ancaman. Semua orang mengalaminya. Jadi, jangan menuntut orang lain untuk mengerti dan memahami kita. Kita juga harus belajar untuk mengerti dan memahami mereka. Agar bisa mengerti dan memahami sesama, maka kita harus mengenal mereka dengan benar.

Pengenalan terhadap sesama dapat terjadi Ketika ada sebuah interaksi dan komunikasi yang benar. Inilah yang dapat kita ketahui dalam kehidupan pelayanan Paulus dengan jemaat-jemaat yang dilayaninya, termasuk jemaat di Kolose. Situasi saat itu, ajaran-ajaran sesat mulai mempengaruhi kehidupan jemaat di Kolose dan di Laodikia. Mengetahui akan hal ini, maka Paulus menasihatkan mereka dengan menuliskan pengalaman pelayanan yang tidak mudah. Karena itu, Paulus meminta, agar mereka bersatu dalam kasih untuk dapat menghadapi ajaran-ajaran sesat. Paulus memberikan pemahaman, bahwa bersatu dalam kasih membuat mereka bisa saling mengerti juga memahami, sehingga dapat berjuang bersama untuk melewati tantangan dan ancaman dalam keteguhan iman kepada Kristus.

Kita harus belajar dari Rasul Paulus, yaitu memiliki kepedulian kepada sesama, khususnya saudara seiman. Kita harus saling mengingatkan dan menguatkan, terlebih dalam situasi saat ini. Banyak orang beriman mulai meragukan Yesus. Karena itu, kita harus bersatu dalam kasih, sehingga setiap orang yang beriman kepada Tuhan Yesus tidak ragu dalam mengatasi tantangan dan ancaman. Ingatlah! Kita tidak sendiri dalam menghadapi menghadapi apapun. Tuhan selalu menghadirkan orang-orang yang mengerti dan memahami pergumulan kita.

KJ. 256 : 1

Doa : (Tuhan, tolong ajarkan kami untuk dapat bersatu dalam kasih. Karena sesungguhnya kami semua sedang berjuang)

MINGGU XVI SESUDAH PENTAKOSTA
Jumat, 17 September 2021

Renungan Malam

GB. 244 : 1,2 – Berdoa

BERSAMA DENGAN KRISTUS

Kolose 3 : 1 – 3

Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah (ay. 1)

“Di mana bumi dipijak, di situ langit di junjung”. Peribahasa ini mengandung arti, setiap orang harus menghormati adat istiadat di tempat dia tinggal. Peribahasa ini hendak menyadarkan seseorang bahwa kehadirannya di suatu tempat tidak boleh mengabaikan akan tradisi dan kebiasaan yang ada. Jika kita merasa, bahwa adat istiadat yang ada bertentangan dengan iman percaya, maka bukan berarti harus mengikutinya. Kita cukup menghargai dengan memberikan kesempatan kepada masya-rakat sekitar untuk melakukan tradisi dan kebiasaan mereka.

Melalui surat Paulus kepada jemaat Kolose, orang percaya kembali diingatkan, bahwa Kristus telah memperbarui kehidupan-nya melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Sudah seharusnya kehidupan orang beriman tidak lagi mengikuti cara hidup dunia yang hanya mengutamakan ego dan nafsu. Kehidupan yang demikian akan membawa kebinasaan; tidak ada damai dan sukacita, tetapi iri serta dengki. Sebaliknya, hidup bersama dengan Kristus akan membuat hidup ini menjadi indah. Sekalipun tantangan menjadi bagian dalam perjalanan hidup orang percaya, tetapi damai sejahtera dan sukacita tidak akan sirna.

Setelah melakukan tugas dari pagi sampai malam, kita merasa lelah. Lelah fisik tidak sebanding dengan lelah hati. Lelah hati mengakibatkan hilangnya damai sejahtera dan sukacita. Jika hal ini terjadi, maka waktunya untuk berefleksi. Kemungkinan, kita terlalu mengikuti ego yang ada dalam diri. Kita tidak dapat menerima perbedaan, kalau pun menerima cenderung untuk mengikuti keinginan orang lain dan mengabaikan nilai-nilai kebenaran. Kehidupan seperti ini tentu membuat orang tidak bisa bersyukur. Bersyukur merupakan salah satu ciri dari orang yang hidup bersama Kristus. Dengan bersyukur, kita tidak akan pernah mengalami lelah hati. Karena itu, hiduplah bersama dengan Kristus dan bersyukur atas kasih-Nya.

GB. 243 : 1,2

Doa : (Hidup bersama Kristus tidak mengecewakan, karena itu tolong mampukan kami, ya Tuhan, untuk selalu bersyukur)

Scroll to Top