MINGGU XIX SESUDAH PENTAKOSTA
Kamis, 15 Oktober 2020
Renungan Pagi
KJ. 13 : 1, 2 – Berdoa
TUHAN, BAPA MAHAKASIH
Hosea 11 : 8 – 9
Aku tidak akan melaksanakan murka-Ku … Sebab Aku ini Allah dan bukan manusia. (ay. 9ac)
Bayangkanlah, jika seorang bapa tahu bahwa anaknya dihukum berat, karena dia melakukan kejahatan, padahal sebagai ayah, dia telah memelihara dan mendidik dengan baik. Pasti hatinya hancur, bukan? Ketika bangsa Israel berdosa dan berlaku tidak setia kepada Tuhan, mereka akan dihukum. Bagaimanakah sikap Tuhan? Di satu Sisi Tuhan menyatakan “Israel telah menolak yang baik, maka biarlah musuh mengejar dia!” (pasal 8:3). Lewat ungkapan ini Tuhan mau menyatakan bahwa Israel dihukum akibat kesalahannya sendiri. Israel dihukum, sebab harus bertanggungjawab atas perbuatannya sendiri.
Dalam bacaan ini reaksi Tuhan atas hukuman yang akan menimpa umat Israel berbeda dengan yang disebut di atas. Di sini Tuhan justru menyatakan tidak akan membiarkan umat-Nya, dan menyerahkan mereka seperti Adma dan Zeboim (dua kota yang ikut hancur ketika la menghukum Sodom dan Gomora, lihat Ul 29:23). Hati Tuhan berbalik, belas kasihan-Nya bangkit serentak. Tuhan akan membatalkan murka-Nya, dan tidak akan membinasakan Israel kembali. Mengapa? “Sebab Aku ini Allah dan bukan manusia, yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan” (ay 9b). Ini menyatakan, bahwa la adalah Tuhan yang mengasihi seluruh ciptaan-Nya. la kudus, karena Dia-lah satu-satunya dan yang tidak bisa diduakan, yang datang untuk membangun.
Di sini Hosea menyampaikan ungkapan klimaks tentang kasih Allah. la menderita karena ulah “anak”-Nya, Israel yang bebal itu, Kasih Tuhan begitu besar atas dunia ini (Yoh 3:16). Karena itu, berbahagialah orang yang percaya, berharap, dan tetap setia kepada-Nya. Jadi hendaknya gereja melakukan pelayanan gerejå jemaat sebaiknya adalah pelayanan yang melaluinya orang yang dilayani mengalami kasih Allah yang besar itu.
KJ. 13 : 3, 4
Doa : (Tuhan Yesus, yang mahakasih mohon ampunilah dosa kami)
MINGGU XIX SESUDAH PENTAKOSTA
Kamis, 15 Oktober 2020
Renungan Malam
KJ. 413 : 1 – Berdoa
TUHAN MEMULIHKAN UMAT-NYA
Hosea 11 : 10 – 11
“Mereka akan mengikuti TUHAN, la akan mengaum seperti singa” (ay. 10a)
Setelah proses pendisiplinan Tuhan dilakukan lewat hukuman, maka “mereka akan mengikuti Tuhan, la akan mengaum seperti singa” (ay. 10a). “Sungguh, Tuhan akan mengaum”. Artinya, la akan menyatakan kehadiran-Nya yang menakutkan, sehingga anak-anak-Nya (umat Israel) akan datang dengan gemetar dari barat, seperti burung dengan gemetar datang dari Mesir dan seperti merpati dari tanah Asyur (ay. 10b-11a). Lalu Tuhan akan menempatkan kembali umat-Nya di rumah mereka (ay.11b). Dengan demikian, Tuhan selaku Bapa memperdulikan dan memulihkan umat Israel, anak-Nya, yang membandel itu.
Firman Tuhan tentang janji pemulihan umat Israel (Utara) ini belum jelas kapan digenapi. Sebab pada tahun 722 SM bangsa Israel (Utara) dihancurkan oleh Asyur. Sejak itu bangsa Israel (Utara) tidak pernah muncul lagi hingga sekarang. Hal ini berbeda dengan bangsa Yehuda yang dihancurkan oleh bangsa Babel dan sebagian penduduknya dibuang ke sana. Sebab 70 tahun kemudian mereka diijinkan kembali ke Yehuda atas perintah raja Koresh. Mungkin janji Tuhan ini merupakan bagian dari rencana-Nya untuk seluruh bangsa Israel yang akan disatukan oleh Tuhan-Nya kelak (lihat Am 9:14).
Marilah kita menyadari bahwa dunia ini hanya tempat yang sementara. Tujuan akhir kita adalah sorga abadi. Dunia ini ibarat “kawah Candradimuka”-nya umat Tuhan, tempat kita dibina, dibentuk, dan diperlengkapi. Di dunia ini kita banyak menderita. Kita sering dihukum karena berdosa dan mengalami ujian iman. Namun demikian di balik semua itu, marilah kita renungkan pesan Paulus. la berkata “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah” (Rm 8:28). Tuhan itu kasih, karena itu tetaplah setia, berharap dalam sukacita.
KJ. 413 : 2, 3
Doa : (Tuhan Yesus, mohon pulihkan kami yang menderita karena berdosa)
