MINGGU XVI SESUDAH PENTAKOSTA
Senin, 13 September 2021

Renungan Pagi

GB. 4 : 1,2 – Berdoa

PEDULI

2 Korintus 2 : 12 – 13

Tetapi hatiku tidak merasa tenang, karena aku tidak menjumpai saudaraku Titus. Sebab itu aku minta diri dan berangkat ke Makedonia (ay. 13)

Peduli merupakan kata kerja yang memperlihatkan adanya sikap dari seseorang untuk memberikan perhatian, baik terhadap sesama maupun lingkungan. Orang yang memiliki kepedulian tentu tidak hanya sebatas memperhatikan, tetapi ada aksi yang dilakukan. Contoh, seorang wakil rakyat yang sadar akan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya, tentu akan peduli terhadap rakyatnya. Maka, ia akan menunjukkan kepedu liannya itu melalui program-program yang menyentuh langsung dengan masyarakat. Program-program yang dibuat tentunya untuk meningkatkan kehidupan masyarakat dan kebaikan bagi kehidupan bersama. Namun nyatanya, dalam kehidupan di dunia ini kita sering kali berjumpa dengan orang orang yang tidak memiliki kepedulian.

Teks Alkitab bacaan pagi ini mengisahkan tentang Paulus yang peduli terhadap Titus. Titus seorang yang percaya kepada Kristus. Ia bukan orang Yahudi. Ia bekerja bersama dengan Paulus dan memiliki peran penting dalam perkembangan jemaat di Korintus. Ketika Paulus tiba di Troas (pelabuhan utama dari Asia kecil bagian barat laut, yang dimanfaatkan oleh para pelancong dari Asia ke Makedonia), ia tidak berjumpa dengan Titus. Maka, ia memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Makedonia. Hal ini Paulus lakukan tentu dengan sebuah tujuan, tidak hanya sekadar berjumpa dengan Titus, tetapi memberikan semangat, motivasi dan pengajaran. Dengan demikian, tidak hanya Titus yang memperoleh kekuatan dalam menjalankan tugas, tetapi orang-orang yang beriman kepada Kristus juga.

Melalui teks Alkitab pagi ini, sebagai orang beriman kembali diingatkan untuk peduli, karena sesungguhnya manusia hidup tidak hanya untuk dirinya sendiri. Jalani hari ini dengan sukacita, berikanlah yang terbaik untuk Tuhan dan nyatakanlah melalui tindakan yang memperlihatkan bahwa orang yang beriman kepada Kristus, peduli terhadap sesama dan lingkungan.

KJ. 429 : 1

Doa : (Tuhan, ketika dunia dalam kesulitan, tolong mampukan kami untuk memiliki kepedulian)

MINGGU XVI SESUDAH PENTAKOSTA
Senin, 13 September 2021

Renungan Malam

KJ. 395 : 1,2 – Berdoa

TAMPIL BEDA

2 Korintus 2 : 14 – 17

Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari keuntungan dari firman Allah (ay. 17)

Pada umumnya orang ingin terlihat beda dari sesamanya. Hal ini terlihat dalam sebuah pesta atau pun dalam setiap pertemuan-pertemuan. Karena itu, sebelum menghadiri sebuah acara, orang akan mempersiapkan diri sebaik baiknya. Hal ini tidak salah, menjadi salah ketika untuk mencapai tujuannya orang menggunakan cara-cara yang tidak benar. Misalnya, hanya untuk sebuah penampilan agar terlihat beda dari yang lain, rela mengeluarkan biaya yang besar; tidak sesuai dengan kemampuan; mengorbankan kebutuhan yang pokok.

Banyak cara untuk bisa terlihat beda dari yang lain, namun tidak berarti mengabaikan tanggung jawab yang telah dipercayakan. Melalui tulisan Paulus kita kembali diajak untuk menyadari akan tanggung jawab sebagai orang yang beriman kepada Kristus. Kita harus tampil beda, artinya kita yang beriman kepada Kristus harus menyatakan Kristus dalam tugas yang dikerjakan. Kristus tidak pernah mengambil keuntungan dari tugas yang dikerjakan-Nya, Ia rela mengorbankan diri-Nya. Tuhan Yesus telah menjadi teladan bagi kehidupan Paulus karena itu dengan berani ia menuliskan pernyataan sikapnya. “Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain…”.

Sebagai orang yang beriman kepada Kristus, sudah seharusnya kita menjadikan Kristus sebagai teladan. Jika kita melakukan setiap ajaran yang disampaikan Tuhan Yesus, pastinya kita akan terlihat beda. Ketika kita berbeda dari yang lain, kita akan menerima kritikan dan ancaman. Hal ini terjadi karena dunia telah memiliki standarnya sendiri dan tentunya bertentangan dengan Tuhan. Maka, sebagai orang yang telah menerima kasih dan karunia dari Tuhan Yesus, janganlah takut terhadap kritikan dan ancaman. Jadikanlah itu sebagai pengingat untuk selalu datang kepada Tuhan, serta memohon pertolongan dan hikmat-Nya agar mampu untuk tampil beda di dalam dunia ini.

KJ. 343 : 1,2

Doa : (Tidak mudah bagi kami ya Tuhan untuk memperlihatkan jati diri sebagai orang yang beriman kepada Kristus. Tolong mampukanlah kami)

Scroll to Top