MINGGU XX SESUDAH PENTAKOSTA
Selasa, 12 Oktober 2021
HUT Ke-11 Pelkat PKLU GPIB
Renungan Pagi
KJ. 356 : 1 – Berdoa
BERGANTUNG PADA KEKUATAN ALLAH
1 Korintus 2 : 1-5
supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah. (ay. 5)
Pada bagian ini, Paulus menceritakan bagaimana saat dia pertama kali datang untuk memberitakan injil kepada jemaat Korintus. Dia datang bukan dengan kata-kata indah dan hikmat manusia dalam menyaksikan Allah (ay.1). Karena baginya, Allah menyelamatkan bukan berdasarkan hikmat manusia tetapi melalui Injil Kristus. Oleh karena itu, Paulus datang ke Korintus tidak sebagai seorang Yahudi yang pandai berbicara dan bukan sebagai seorang ahli Filsafat. Dia datang sebagai seorang pewarta Injil yang isi pewartaannya terfokus pada Kristus yang di salib (ay.2). Dia juga datang dalam kelemahan dan perasaan takut serta gentar, sehingga perkataan dan pewartaannya tidak disampaikan dengan kata hikmat yang meyakinkan, melainkan dengan bersandar dalam keyakinan akan kekuatan Roh Allah (ay.3-4). Hal ini dilakukannya agar iman jemaat Korintus tidak bergantung pada manusia tetapi pada kekuatan Allah (ay.5). Perkataan Paulus ini juga sekaligus hendak mengoreksi perbuatan yang menciptakan kelompok-kelompok di dalam jemaat karena mengidolakan sang pewarta Injil.
Pesan firman Tuhan pagi ini, janganlah iman kita bergantung pada kehebatan, kekuatan dan kekuasaan manusia, melainkan bergantung hanya pada kekuatan Allah saja. Sebagai warga jemaat, kita harus berhati-hati dalam mendengar pemberitaan firman Tuhan agar tidak terpesona dan kagum pada kehebatan manusia yang mewartakan, sehingga kita malah mengidolakan pewarta firman daripada memuji Allah. Kepada kita yang diutus Tuhan untuk melayani dan mewartakan firman-Nya, marilah melakukannya dalam kerendahan hati dan takut akan Dia. Hendaklah yang kita wartakan itu berdasarkan hikmat Allah bukan hikmat manusia. Janganlah hanya untuk menonjolkan kepintaran dan kehebatan kita semata serta mengharapkan pujian dari manusia. Ingatlah, yang dipuji dan dimuliakan hanya Tuhan Yesus Kristus saja.
KJ. 356 : 2
Doa : (Ya Tuhan, mohon mampukan kami untuk hidup dalam iman yang hanya bergantung pada kekuatan-Mu saja)
MINGGU XX SESUDAH PENTAKOSTA
Selasa, 12 Oktober 2021
HUT Ke-11 Pelkat PKLU GPIB
Renungan Malam
GB. 164 : 1 – Berdoa
HIKMAT ALLAH BAGI KEMULIAAN KITA
1 Korintus 2 : 6-8
Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita (ay. 7)
Mendengar kata hikmat Allah, bukanlah hal yang baru bagi orang percaya karena sering dikotbahkan di Ibadah maupun didiskusikan dalam kegiatan Pendalaman Alkitab. Namun, apakah kita sudah mengerti arti hikmat Allah itu dalam pemahaman iman Kristen? Tentunya hanya kita masing-masing yang dapat menjawabnya. Malam ini, kita akan merenungkan mengenai hikmat Allah dalam kehidupan orang percaya.
Rasul Paulus menekankan, salah satu isi pewartaannya adalah mengenai hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia sejak permulaan dunia ini. Arti rahasia disini yaitu sesuatu yang tidak dapat dipahami oleh akal manusia dan hanya dapat dinyatakan oleh Allah sendiri. Hikmat Allah yang rahasia itu adalah Kristus Yesus yang dating sebagai manusia untuk menyatakan keselamatan melalui kematian serta kebangkitan-Nya.
Hikmat Allah yang rahasia ini tidak dikenal oleh penguasa dunia. Sebab bila mereka mengenal-Nya, tentu tidak akan menyalibkan-Nya. Hikmat Allah yang disesdiakan ternyata bagi kemuliaan manusia. Ungkap “bagi kemuliaan kita”, dimaksudkan agar jemaat Korintus meyakini, bahwa hikmat Allah yang adalah Kristus sendiri disediakan demi keselamatan, kebaikan dan kebahagiaan setiap orang yang percaya kepada-Nya.
Oleh karena itu, marilah kita menghayati hikmat Allah dengan sungguh-sungguh percaya dan berserah kepada Kristus Yesus erta menjadi pelaku Firman. Bila hidup kita dikendalikan oleh hikmat yang sejati yaitu Kristus Yesus, maka kita akan dimampukan untuk melakukan teladan Kristus dalam mempraktekkan kasih dan pengorbanan bagi kemuliaan Allah. Pelkat, PKLU GPIB yang berulang tahun XI pada hari ini, hendaknya semakin bersemangat dan tetap antusias dalam menjalani usia lanjut dengan sukacita, karena Yesus Kristus sang hikmat sejati dating dan hadir bagi kemuliaan manusia termasuk PKLU GPIB.
GB. 164 : 3
Doa: (Tuhan Yesus, mohon mampukan kami menjalani hidup di dalam kemuliaan yang berasal dari pada-Mu)
