MINGGU ADVEN II
Jumat, 11 Desember 2020

Renungan Pagi

GB. 130 : 1 – Berdoa

SUKACITA BERTEMU TUHAN YESUS

Markus 2 : 1 – 4

Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintu pun tidak (ay. 2)

Pelayanan Tuhan Yesus berlangsung efektif. Pemberitaan firman dan penyembuhan menjadi daya tarik kuat orang-orang datang dalam jumlah besar. Kegairahan bertemu Tuhan begitu hebat. Kota Kapernaum jadi saksinya. Informasi tersebar luas dan tiap orang menyusun agenda bertemu Tuhan Yesus. Persiapan matang dilakukan masing-masing orang, baik yang sehat maupun yang memiliki anggota keluarga yang sakit. Kedatangan Tuhan Yesus tidak boleh terlewatkan begitu saja.
 
Pelayanan Tuhan Yesus sangat mengagumkan. Penyampaian firman yang penuh kuasa serta penyembuhan, merupakan dambaan banyak orang di tengah pergumulannya. Para pengikut Tuhan merasakan sukacita besar atas pelayanan Tuhan. Sisi rohani mereka dipuaskan dengan kebenaran firman Tuhan. Sisi jasmani mereka terlayani dengan kesembuhan. Fasilitas terbatas tidak menghalangi mereka datang, meskipun harus berdesakan. Mereka maklum dengan kondisi yang minim. Yang utama bukan fasilitas, tetapi pelayanan Tuhan Yesus. Hidup yang diubah dan dijamah Tuhan Yesus menjadi segala-galanya. Sukacita bertemu Tuhan Yesus menjadi alasan mendasar untuk bertahan mendengar dan mengalami kasih-Nya, termasuk seorang lumpuh yang digotong sahabat-sahabatnya.
 
Situasi pandemi korona tidak memungkinkan kita bertemu dalam jumlah besar. Gedung ibadah hanya dapat dihadiri sesuai protokol kesehatan, tidak ada jabat tangan, dan cipika-cipiki. Pemberitaan firman Tuhan secara daring merupakan strategi efektif, agar umat terus mendengar firman Tuhan dan bersukacita di dalam-Nya. Jika pelayanan gereja menjawab kebutuhan warga jemaat, maka gereja telah menjadi berkat bagi jemaatnya. Sukacita bertemu Tuhan Yesus hanya dialami oleh mereka yang percaya kasih-Nya yang besar. Kembangkan terus pelayanan gereja, walaupun tantangannya berat dan fasilitas terbatas.

GB. 130 : 2, 3

Doa : (Tuhan Yesus, kami yakin bersama-Mu selalu ada sukacita besar, sebab kasih-Mu diberikan bagi semua orang tanpa membeda-bedakan)

MINGGU ADVEN II
Jumat, 11 Desember 2020

Renungan Malam

KJ. 76 : 1 – Berdoa

KASIH TUHAN YESUS TAK TERBATAS

Markus 2 : 5 – 12

“Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!” (ay. 11)

Pengampunan dosa dan penyembuhan diberikan Tuhan Yesus bagi siapa saja yang datang kepada-Nya, termasuk seorang lumpuh yang digotong teman-temannya. Dengan kuasa yang dimiIiki-Nya, Tuhan Yesus mengampuni orang yang datang ke hadapan-Nya. la membereskan kehidupan yang tidak berkenan kepada Bapa-Nya. Pengampunan dosa menjadi penting disampaikan lebih dulu, agar orang dapat mengerti soal kekudusan dalam relasi dengan Tuhan.
 
Mereka yang datang kepada Tuhan Yesus tidak mengerti dosa semacam apa yang sudah diperbuat. Kesungguhan mereka datang kepada Tuhan Yesus dengan cara membongkar atap rumah, tidak dapat diremehkan. Perbuatan mereka adalah tindakan iman yang diperhatikan Tuhan Yesus. la lalu menunjukkan kasih-Nya yang besar: “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!” (ay.5). Pengampunan dosa yang diberikan-Nya bukan sekadar perkataan di bibir. Ini hal yang tidak dimengerti para ahli Taurat yang lebih menguasai teks-teks kitab suci ketimbang memercayai Tuhan Yesus secara pribadi. la memiliki otoritas mengampuni dosa dan menyembuhkan yang sakit. Tidak ada kesukaran apapun bagi-Nya untuk melakukan keduanya.
 
Peristiwa ini hendaknya menyadarkan kita, bahwa soal kesembuhan adalah kehendak Tuhan dalam hidup seseorang. Masalahnya, siapkah kita menerima kasih Tuhan Yesus yang tak terbatas dengan mengakui dosa yang tersembunyi? Penyakit jasmani ternyata berhubungan dengan penyakit rohani. Jangan menutup diri dari Tuhan dan bersikeras tidak mengakui dosa di hadapan-Nya! Mukjizat terhalang, jika dosa tetap bercokol dalam hati dan pikiran. Tuhan Yesus bukan hanya Tabib di atas segala tabib. la juga Penebus dosa dan Juruselamat manusia. Hidup yang dimerdekakan dari dosa, membuat kita bersukacita, sebab dilayak menjadi anak-anak Tuhan yang menerima berkat-Nya.

KJ. 76 : 2

Doa : (Ya Tuhan, mohon ampuni dosa kami, sebab dalam banyak hal tidak taat di hadapan-Mu. Berilah kami rahmat-Mu yang besar dalam hidup ini)

Scroll to Top